Jakarta, kilasbalik Stabilitas keamanan memainkan peran krusial dan fundamental dalam menjaga ketahanan negara di tengah krisis energi global, terutama pada periode 2024-2026 yang ditandai dengan ketidakpastian geopolitik dan lonjakan harga energi dunia.
Hal ini ditegaskan oleh Sandri Rumanama (Kordinator Nasional Presidium Pemuda Timur)
Menurut dia Stabilitas keamanan tidak hanya terbatas pada pertahanan militer, tetapi mencakup keamanan infrastruktur energi, jaminan pasokan, dan stabilitas sosial-ekonomi.
"Polri harus bekerja keras memastikan stabilitas keamanan ditengah krisis energi yang melandai dunia saat ini". Ucapnya
Sandri mengatakan bahwa peran Polri ditengah krisis energi ini sangat dibutuhkan sebagai Pelindung Infrastruktur Kritis Energi (Critical Energy Infrastructure) dan itu dapat dimanislfestasikan jika
Stabilitas keamanan dapat memastikan infrastruktur vital seperti kilang minyak, jaringan listrik, dan pipa gas terlindungi dari ancaman fisik, terorisme, maupun serangan siber.
Perang atau konflik geopolitik misalnya ketegangan di Timur Tengah dapat mengganggu jalur distribusi, sehingga keamanan dalam negeri diperlukan untuk mengamankan distribusi domestik agar bisa memenuhi kebutahan energi dalam negeri berjalan aman.
Sandri menegaskan bahwa Polri adalah faktor kunci dalam Mendukung Ketahanan dan Kemandirian Energi dari aspek
Stabilitas negara memungkinkan percepatan transisi energi menuju energi terbarukan jika yang berbasis pada potensi lokal.
Pengelolaan cadangan energi nasional (cadangan operasional dan strategis) memerlukan stabilitas agar dapat didistribusikan saat terjadi darurat krisis energi.
Redaksi
