KILAS BALIK

Senin, 04 Mei 2026

Kalapas Pasir Pangarayan Hadiri Upacara Hardiknas Tingkat Kabupaten Rokan Hulu


Pasir Pengaraian -KilasBilas.my.id_-Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan turut menghadiri Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Rokan Hulu yang diselenggarakan di halaman Kantor Bupati, Senin (4/5/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu ini berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi terkait, tenaga pendidik, serta tamu lainnya. Kehadiran Kepala Lapas Pasir Pangarayan merupakan bagian dari komitmen untuk terus bersinergi dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan pemerintahan daerah. 

Dalam momentum peringatan Hardiknas ini, Lapas Pasir Pangarayan menegaskan dukungannya terhadap peningkatan kualitas pendidikan, termasuk melalui program pembinaan di dalam lapas. Saat ini, Lapas Pasir Pangarayan tengah menyelenggarakan program pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C bagi warga binaan sebagai upaya memberikan kesempatan memperoleh pendidikan yang layak.

Kepala Lapas Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan. “Melalui pendidikan, diharapkan warga binaan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal untuk kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Partisipasi dalam kegiatan Hardiknas ini juga menjadi wujud sinergi Lapas Pasir Pangarayan dengan pemerintah daerah dan Forkopimda dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan.

Dengan semangat Hari Pendidikan Nasional, Lapas Pasir Pangarayan terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi warga binaan.(Humas Kalapas/hy)

Red/ team

Apel Pagi Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Perkuat Disiplin dan Integritas Petugas


Pekanbaru –KilasBalik.my.id_-Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai melaksanakan kegiatan apel pagi yang diikuti oleh seluruh petugas, sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kedisiplinan dan meningkatkan kinerja, Senin (4/5/26).

Apel pagi dipimpin langsung oleh Kalapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, Reinhards Indra Pitoy yang dalam amanatnya menekankan pentingnya tanggung jawab, integritas, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas pemasyarakatan.

Selain itu, petugas juga diingatkan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, serta memberikan pelayanan terbaik.

Melalui kegiatan apel pagi ini, diharapkan seluruh jajaran Lapas Narkotika Rumbai dapat terus meningkatkan kualitas kinerja, menjaga keamanan dan ketertiban, serta memberikan kontribusi positif dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Red/team

Minggu, 03 Mei 2026

Kerajinan Rajut Jadi Pengisi Waktu Dokter Zuhria Novianty


JAKARTA -KilasBalik.my.id_-Profesi sebagai dokter tidak menghalangi dr. Zuhria Novianty, Sp.P.K., untuk terus mengembangkan keterampilan di bidang kerajinan tangan.

Di sela kesibukannya, Minggu (3/5/2026), sebagai spesialis patologi klinik, ia tetap meluangkan waktu untuk menyalurkan hobi merajut yang telah digelutinya sejak kecil.

Bagi Zuhria, kreativitas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan hidup.

Minat terhadap keterampilan tangan tumbuh dari lingkungan keluarga yang gemar berkarya. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, ia telah mencoba berbagai aktivitas seperti membuat paper bag, menjahit, hingga merajut.

Keterbatasan referensi belajar pada masa itu tidak menyurutkan semangatnya untuk terus bereksplorasi. Ia tetap berusaha mengasah kemampuan secara mandiri.


Saat memasuki bangku kuliah, Zuhria sempat bercita-cita menekuni bidang yang berkaitan dengan dunia mode dan desain.

Namun, arah tersebut berubah setelah ia memilih pendidikan kedokteran sesuai pertimbangan keluarga.

Dalam perjalanan kariernya, ia harus menjalani berbagai peran sekaligus, mulai dari dokter, istri, ibu, hingga aktif dalam organisasi Persit Kartika Chandra Kirana.

Kesibukan yang padat sempat membuat hobi merajut terabaikan.

Namun setelah menyelesaikan pendidikan spesialis, ia kembali menghidupkan keterampilan tersebut sebagai sarana menyalurkan kreativitas.


Kini, merajut tidak hanya menjadi hobi, tetapi juga ruang bagi Zuhria untuk menjaga keseimbangan antara profesionalitas dan ekspresi diri di tengah rutinitas.

Team

Kolaborasi TNI - Rakyat Percepat Pembangunan Drainase di Pinggir


BENGKALIS -KilasBalik.my.id_-Sinergi yang kuat antara Tentara Nasional Indonesia yang tergabung di dalam Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tahun 2026 bersama masyarakat Desa Tengganau tergambar jelas dalam proses pembangunan drainase di jalan Bunta Ujung, Senin (4/5).

Pembangunan saluran air dengan volume 137 M × 0,60 M × 0,40 M di pelosok desa terpencil tersebut mendapat respon positif serta dukungan tenaga secara sukarela dari warga tempatan.

Dibarengi kemanunggalan yang erat, proses penggalian saluran air hingga pemasangan rangka besi pada lokasi sasaran fisik di lokasi itu berlangsung cepat.

Selain tenaga, sejumlah warga setempat juga berpartisipasi menghidangkan makanan ringan serta aneka minuman segar pelepas dahaga untuk seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan drainase.

Sambut baik progres pekerjaan tersebut, Dansatgas TMMD ke-128 wilayah Kodim 0303 Bengkalis, Letkol. Inf. Haris Nur Priatno sampaikan apresiasi.

"Terima kasih sekali kepada masyarakat setempat yang telah berjibaku bersama tim Satgas dalam pembangunan drainase di Desa Tengganau, Kecamatan Pinggir, Bengkalis," hatur Dabsatgas.

"Semoga pembangunan sarana drainase tersebut memberi manfaat besar bagi kemajuan infrastruktur di pelosok desa, serta dapat menjadi tindakan solutif dalam mencegah banjir yang dapat merusak permukaan jalan penghubung antar desa," harapnya.

Team

Kelangkaan BBM Riau: Dugaan Penyaluran Tak Penuh Picu Antrean Panjang

 


PEKANBARU, (3/05/26), Kilas Balik — Kelangkaan BBM subsidi di Riau tak lagi bisa dipandang sebagai gangguan biasa. Dari sejumlah penelusuran di berbagai wilayah, mulai Pekanbaru, Kampar hingga Pelalawan, muncul pola yang mengarah pada satu dugaan serius: ada skenario permainan dalam distribusi BBM yang membuat pasokan tidak sampai maksimal ke SPBU.


Di tengah klaim stok aman di tingkat depot, realitas di lapangan justru menunjukkan hal sebaliknya. SPBU cepat kehabisan BBM, antrean mengular, dan distribusi tampak tidak merata.


Skenario Dugaan: Stok Ada, Tapi Ditahan di Tengah Jalur


Sejumlah narasumber yang mengetahui operasional SPBU mengungkapkan bahwa pada akhir April, stok BBM subsidi di depot sebenarnya masih dalam kondisi cukup. Namun, pengiriman ke SPBU disebut tidak dilakukan secara penuh.


Alih-alih mengisi tangki SPBU hingga kapasitas maksimal, distribusi yang diterima diduga hanya sebagian kecil. Bahkan, beberapa sumber menyebut angka yang mencolok: sekitar 20 persen dari kapasitas normal.


“Biasanya tangki bisa diisi penuh, tapi yang datang sekarang hanya sebagian kecil. Tidak sampai setengah, jauh dari normal,” ujar salah satu sumber.


Pola ini menimbulkan dugaan bahwa pasokan BBM tidak benar-benar habis, melainkan ‘ditahan’ atau dialihkan sebelum sampai ke SPBU.


Ke Mana Sisa BBM Mengalir?


Jika benar SPBU hanya menerima sebagian kecil dari jatah normal, maka muncul pertanyaan krusial:


ke mana sisa distribusi BBM tersebut dialirkan?

Apakah terjadi pengalihan ke jalur tidak resmi?

Apakah ada pihak tertentu yang diuntungkan dari skema ini?

Atau ada praktik penyaluran yang luput dari pengawasan?


Hingga kini, tidak ada transparansi terbuka yang mampu menjelaskan selisih antara stok di depot dan volume yang benar-benar diterima SPBU.


Indikasi Pola Sistematis di Akhir Bulan


Yang menjadi sorotan, dugaan ini tidak berdiri sendiri. Pola serupa disebut terjadi menjelang akhir bulan April, saat stok di depot masih tersedia namun distribusi ke SPBU justru terbatas.


Fenomena ini memunculkan kecurigaan adanya pola sistematis untuk “menghabiskan” atau mengalihkan stok sebelum periode distribusi berakhir.


Jika dugaan ini benar, maka kelangkaan yang terjadi bukan sekadar dampak konsumsi tinggi, melainkan bagian dari mekanisme distribusi yang tidak berjalan sebagaimana mestinya.


Pengawasan Pertamina Dipertanyakan


Kondisi ini menempatkan PT Pertamina (Persero) di bawah tekanan serius. Dengan sistem distribusi yang diklaim dipantau 24 jam, publik mempertanyakan bagaimana pola distribusi yang tidak wajar ini bisa terjadi.


Jika stok tersedia di depot namun tidak sampai ke SPBU secara optimal, maka persoalan utamanya bukan lagi ketersediaan, melainkan pengawasan dan kontrol distribusi.


Desakan Transparansi Total


Publik kini mendesak agar seluruh rantai distribusi dibuka secara transparan, mulai dari:


volume stok di depot

jumlah pengiriman per SPBU

waktu distribusi harian

hingga realisasi penyaluran di lapangan


Tanpa transparansi, dugaan permainan distribusi akan terus berkembang menjadi ketidakpercayaan publik.


Atensi Kapolda dan Danrem Riau


Meluasnya dampak kelangkaan ini juga mendorong desakan agar aparat penegak hukum turun tangan. Publik berharap adanya atensi serius dari Kapolda Riau dan Danrem Riau untuk menelusuri dugaan penyimpangan distribusi BBM subsidi.


Jika benar terdapat praktik yang merugikan masyarakat, maka penindakan tegas menjadi keharusan.


Rakyat Menjadi Korban


Di tengah dugaan permainan distribusi ini, masyarakat kembali menjadi pihak yang paling terdampak. Antrean panjang, waktu terbuang, hingga terganggunya aktivitas ekonomi menjadi konsekuensi nyata yang harus ditanggung.


Jika stok BBM masih tersedia di depot, namun SPBU hanya menerima sebagian kecil dari kapasitasnya, maka satu pertanyaan tak bisa dihindari:


Apakah BBM benar-benar habis… atau sengaja tidak disalurkan sepenuhnya ke rakyat?

Tim

Ketua DPC Rosbinner. Hutagaol: Kita Jurnalis bukan LSM. Tik-tok bukan produk Pers. Pers hadir Cerdaskan Bangsa, jadi mitra kritis Pemko, Pemprov TNI & Kepolisian


 AKPERSI Bicara


PEKANBARU –KilasBalik.my.id_- Minggu (3/5/2026), Memperingati Hari Pers Dunia 3 Mei 2026, Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (DPC AKPERSI) Kota Pekanbaru-Riau menegaskan komitmen mendukung program kerja AKPERSI Pusat sekaligus menjadi mitra pemerintah, TNI, dan Kepolisian dalam pembangunan, Minggu 3 Mei 2026.

Ketua DPC AKPERSI Kota Pekanbaru-Riau, Rosbinner Hutagaol, menyatakan tugas utama pers adalah memberikan informasi yang benar dan akurat kepada masyarakat.“AKPERSI Kota Pekanbaru-Riau siap menjalankan amanat UU Pers No. 40 Tahun 1999. Kami tidak akan memberikan informasi yang menyudutkan pihak tertentu atau membuat masyarakat luas tidak nyaman,” tegasnya..!!!

Ia menambahkan, AKPERSI hadir untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai amanat konstitusi. “Kami dorong masyarakat Pekanbaru dan Riau semakin cerdas, kreatif, dan berbahasa yang baik. Satu bangsa, satu bahasa, bahasa persatuan,” ujarnya.

Rosbinner juga mengingatkan pentingnya literasi digital di tengah maraknya informasi belum terverifikasi. “Sebagai pilar demokrasi, perlu kita sampaikan untuk bijak dalam memakai HP. Jangan terlalu cepat mempercayai informasi yang belum tentu akurat,” tegasnya.

Ketua DPC AKPERSI Kota Pekanbaru-Riau secara khusus mengingatkan seluruh anggotanya soal marwah dan batas profesi.“Kita ini jurnalis, bukan LSM. Ini akan terlihat dari apa yang kita beritakan. Saya selalu tekankan ke anggota, wartawan AKPERSI wajib taat UU Pers No. 40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik,” ujarnya.

Ia menegaskan, Jurnalis tidak punya hak untuk menghakimi.

"Jurnalis harus tau tugas dan fungsinya sesuai UU Pers. Tugas kita mencari, mengolah, dan menyiarkan berita yang akurat dan berimbang. Bukan jadi Hakim, Jaksa, atau Polisi," tegas Rosbinner.

Ia juga menyoroti maraknya konten media sosial.“Bermain media sosial silakan, tapi ingat, TikTok bukan produk jurnalistik. Kalau ada yang mau diberitakan, beritakan dengan tulisan yang diatur UU Pers. Jangan campur aduk,” tambahnya.

Terkait hubungan dengan pemerintah, Rosbinner menyebut DPC AKPERSI Pekanbaru siap mendukung program Pemko Pekanbaru, Pemprov Riau, serta Kepolisian dan TNI dari tingkat daerah hingga pusat.

“Kami akan memberikan support penuh saat memberitakan informasi yang membangun, terlebih untuk Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, dan daerah lainnya. Pers harus jadi mitra kritis yang konstruktif, bukan corong kekuasaan,” tambahnya.

Menurutnya, Hari Pers Dunia bukan sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi.

“Pers yang sehat adalah pers yang berintegritas, profesional, dan taat kode etik. Itu yang terus kami tanamkan ke seluruh anggota AKPERSI DPC Pekanbaru,” pungkasnya.

Siaran Pers ini disampaikan DPC AKPERSI Kota Pekanbaru-Riau sebagai bentuk komitmen menjaga Marwah profesi jurnalis sesuai UU Pers No. 40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik.

Hari Pers Dunia diperingati setiap 3 Mei sebagai pengingat pentingnya kebebasan pers yang bertanggung jawab.


Sumber: DPC AKPERSI Kota Pekanbaru

Red team

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju




Rilis Pers Puspen Kemendagri


Jakarta — KilasBalik.my.id_-Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengajak generasi muda untuk mempersiapkan diri secara serius dalam menyambut peluang Indonesia menjadi negara maju. Kesiapan tersebut, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan kompetensi, tetapi juga kepemimpinan yang visioner dan adaptif.

Hal itu disampaikannya saat menjadi keynote speaker dalam kegiatan Garuda Youth Camp 2026 di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta, Minggu (3/5/2026).

Dalam paparannya, Bima menekankan bahwa kepemimpinan merupakan kunci utama dalam menghadapi masa depan. Ia mengutip konsep kepemimpinan yang menekankan pentingnya arah dan keteladanan.

“Leaders are those who know the way, who show the way, and who lead the way,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pemimpin tidak hanya dituntut memiliki visi yang jelas, tetapi juga mampu menunjukkan jalan serta memimpin langsung untuk mencapai tujuan tersebut. Karena itu, generasi muda didorong untuk mulai merancang arah hidupnya sejak dini.

Lebih lanjut, Bima menekankan pentingnya kemampuan membaca arah perkembangan zaman. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kerja keras, tetapi juga oleh kepekaan dalam melihat peluang di tengah perubahan global.

“Tolong jawab, 20 tahun lagi kalian mau ke mana dan menjadi apa,” tanya Bima kepada 558 peserta Garuda Youth Camp yang terdiri dari pelajar se-Jabodetabek.

Ia menambahkan bahwa berbagai proyeksi global menunjukkan Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia dalam beberapa dekade ke depan. Namun, peluang tersebut sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia, khususnya generasi muda.

“20 tahun lagi Indonesia [diproyeksikan] akan menjadi negara maju satu dari lima ekonomi terbesar di dunia,” ucapnya.

Dalam konteks tersebut, Bima menekankan pentingnya pendidikan, semangat belajar, serta penguasaan keterampilan sebagai fondasi utama dalam memanfaatkan bonus demografi. “Jangan pernah berhenti belajar di mana pun,” tegasnya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya disiplin dan konsistensi sebagai faktor pembeda. Menurutnya, kecerdasan saja tidak cukup tanpa diiringi ketekunan dalam menjalani proses.

“Yang akan menjadi pemenang adalah orang-orang yang paling konsisten dan disiplin,” katanya.

Bima juga mengingatkan bahwa kepemimpinan yang kuat lahir dari kemampuan beradaptasi dengan keberagaman. Pengalaman berinteraksi dengan berbagai latar belakang dinilai penting dalam membentuk karakter pemimpin yang matang.

“Tidak ada pemimpin hebat yang tidak terbiasa dengan perbedaan,” ujarnya.

Karena itu, ia mendorong generasi muda untuk aktif dalam organisasi sebagai ruang belajar, berjejaring, sekaligus mengasah kepemimpinan.

Menutup paparannya, Bima mengajak generasi muda untuk tidak sekadar menunggu masa depan, tetapi mempersiapkannya secara aktif mulai dari sekarang. “Masa depan bukan ditunggu, bukan dinantikan, tetapi disiapkan,” pungkasnya.

Puspen Kemendagri

Team
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done