KILAS BALIK

Selasa, 24 Maret 2026

Hingga Napas Terakhir, Ia Tak Kenal Lelah: Mengenang Dedikasi Aiptu Apendra yang Berkorban untuk Amanahnya


Kampar, kilasbalik – Kisah pengabdian Aiptu Apendra, S.Pd.I, Banit Reskrim Polsek Kampar, bukan hanya sekadar cerita tentang seorang anggota Polri yang menjalankan tugasnya. Ini adalah kisah tentang dedikasi yang tak mengenal batas, tentang seorang prajurit yang rela menaruh keselamatan masyarakat di atas segalanya – bahkan hingga detik terakhir napasnya. Kepergiannya saat bertugas mengamankan malam Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M telah meninggalkan bekas yang mendalam, namun juga menjadi contoh hidup bagi seluruh personel Polri.

 

Seperti yang tercantum dalam Surat Perintah Kepala Kepolisian Sektor Kampar Nomor: Sprin/35/III/2026/Sek Kpr tanggal 20 Maret 2026, almarhum ditugaskan untuk mengamankan malam takbiran di beberapa titik strategis: Mesjid Al-Iman Desa Bukit Ranah, Mesjid Taqwa Ranah Baru Desa Ranah, dan Jalan Raya Lapangan Kantor Camat Kelurahan Air Tiris. Namun, sebelum itu, rangkaian tugas yang padat telah menguras tenaganya selama kurang lebih tiga hari berturut-turut.

 

Sejak tanggal 13 Maret 2026, bahkan sebelum Operasi Ketupat secara resmi berjalan, Aiptu Apendra telah terjun penuh dalam Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Beliau aktif dalam patroli cipta kondisi, penertiban penyimpangan masyarakat, dan segala upaya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di wilayah hukum Polsek Kampar. Tak ada hari yang terlewatkan tanpa beliau berada di lapangan, memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

 

Ketika Operasi Ketupat resmi digulirkan menjelang Idul Fitri, almarhum semakin giat menjalankan tugasnya. Pada Jumat (20/3/2026), mulai pukul 19.00 WIB, beliau kembali bertugas mengamankan malam takbiran. Meskipun kondisi fisiknya sudah mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan akibat padatnya jadwal, Aiptu Apendra tidak pernah mengeluh atau meminta untuk diganti. Beliau tetap berdiri tegak di posnya, memastikan setiap langkah masyarakat dalam merayakan malam kemenangan berjalan aman dan khidmat.

 

Hingga sekitar pukul 01.00 WIB pada hari Sabtu (21/3/2026), saat beliau masih bertugas di dekat Kantor Camat Kampar, almarhum akhirnya mengeluhkan rasa kelelahan yang luar biasa disertai sesak napas. Rekannya, Bripka Fitriadi Solihan, segera membawa beliau dengan kendaraan bermotor roda empat (KBM R-4) menuju Puskesmas Kampa untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun, dalam perjalanan, kondisi almarhum semakin memburuk hingga tidak sadarkan diri.

 

Sesampainya di Puskesmas Kampa, tim medis segera melakukan tindakan resusitasi (Cardiopulmonary Resuscitation/CPR), namun kondisi tidak membaik. Beliau langsung dirujuk ke Rumah Sakit Aulia Pekanbaru, dan sekira pukul 02.39 WIB, Aiptu Apendra dinyatakan telah meninggal dunia.

 

Lahir di Air Tiris pada 24 Februari 1984, Aiptu Apendra telah menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk mengabdi kepada negara dan masyarakat. Sebagai Banit Reskrim Polsek Kampar, beliau dikenal sebagai sosok yang selalu berada di garis depan dalam setiap penyidikan kasus, selalu mendampingi anggota bawahannya, dan tidak pernah ragu untuk memberikan yang terbaik demi keadilan.

 

Sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan yang luar biasa, Kapolri telah mengeluarkan empat keputusan resmi pada tanggal 23 Maret 2026: menetapkan almarhum sebagai anggota Polri yang Tewas dalam Tugas, memberikan Penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Lencana Baik (KPLBA), menetapkan kenaikan pangkat secara luar biasa anumerta, serta memberitahukan secara resmi kenaikan pangkat tersebut.

 

Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, menyampaikan bahwa "Aiptu Apendra adalah sosok yang benar-benar hidup dengan semangat 'Polri Bhinneka Tunggal Ika – Bhakti untuk Rakyat'. Hingga napas terakhirnya, beliau tidak pernah menyia-nyiakan amanah yang diberikan. Selama tiga hari berturut-turut, beliau menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, tanpa pernah mengeluh meskipun tubuh sudah menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Itu adalah bukti nyata bahwa beliau lebih mengutamakan keselamatan masyarakat daripada kondisi dirinya sendiri."

 

"Kronologis yang tercatat dalam surat perintah adalah bukti bahwa setiap langkah beliau adalah untuk kepentingan bersama. Beliau adalah contoh nyata bagi kita semua tentang bagaimana seorang prajurit seharusnya menjalankan tugasnya – dengan integritas, kesetiaan, dan pengorbanan tanpa pamrih. Penghargaan yang diberikan oleh Kapolri adalah pengakuan yang sangat layak, dan kami berjanji akan menjaga semangatnya tetap hidup dalam setiap langkah kerja kami di Polres Kampar."

 

"Kami juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga almarhum yang telah memberikan dukungan penuh selama beliau mengabdi. Semoga kisah dedikasi Aiptu Apendra akan terus menginspirasi generasi muda untuk turut serta membangun negeri ini dengan cinta dan pengorbanan." 





Sri Imelda 

Senin, 23 Maret 2026

Hari Terakhir Layanan Kunjungan Idul Fitri 1447 H di Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian Berlangsung Aman dan Kondusif


Pasir Pangarayan, kilasbalik— Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menutup layanan kunjungan khusus Idul Fitri 1447 Hijriah pada hari ini, Senin (23/3/2026), dengan jumlah pengunjung mencapai 1.434 orang.


Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Veazanol Kosuma, menyampaikan bahwa hari ini merupakan hari terakhir pelaksanaan layanan kunjungan Idul Fitri bagi warga binaan.


Layanan kunjungan khusus Idul Fitri telah dibuka selama tiga hari, mulai 21 Maret hingga 23 Maret 2026. Selama periode tersebut, total jumlah pengunjung tercatat mencapai 4.245 orang.


Kalapas Efendi menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan kunjungan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.


“Selama pelaksanaan layanan kunjungan Idul Fitri ini, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan warga binaan,” ujar Efendi.


Dalam pelaksanaan pengamanan, Lapas Pasir Pangarayan juga bersinergi dengan aparat TNI dan Polri guna memastikan kelancaran serta keamanan selama kegiatan berlangsung.


Dengan berakhirnya layanan kunjungan ini, pihak Lapas mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga situasi tetap kondusif selama momentum Idul Fitri berlangsung.




Sri Imelda 

Pemantauan Arus Mudik Riau–Sumbar, Polda Riau Pastikan Lalin Lancar dan Personel Siaga 24 Jam


PEKANBARU, kilasbalik – Pada Senin, 23 Maret 2026, Polda Riau melaksanakan pemantauan arus lalu lintas di jalur lintas Riau–Sumbar, khususnya di wilayah Kabupaten Kampar. Dari hasil monitoring, arus kendaraan terpantau cukup ramai namun tetap berjalan tertib dan lancar.


Kegiatan monitoring tersebut juga melibatkan Pejabat Utama Polda Riau, di antaranya Karo Ops Polda Riau dan Dansat Brimobda Polda Riau, sebagai bentuk sinergi dalam memastikan kesiapan pengamanan arus mudik. Di lokasi kegiatan, Dirlantas Polda Riau juga didampingi Kapolres Kampar beserta Pejabat Utama Polres Kampar.


Pengamanan arus mudik didukung penuh oleh personel yang tersebar di sejumlah titik strategis, meliputi Pos Pengamanan (Pos Pam), Pos Pelayanan (Pos Yan), dan Pos Terpadu. Adapun pos yang aktif antara lain Pos Pam Kualu Nenas Tambang, Pos Pam Gerbang Tol Sungai Pinang, Pos Terpadu Bangkinang Kota, Pos Pam Gerbang Tol Tanjung Alai, serta Pos Yan XIII Koto Kampar.


Seluruh personel disiagakan selama 24 jam guna memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Selain itu, penguatan dilakukan melalui Tim RAICET Polres Kampar yang bersifat mobile untuk memantau situasi serta melakukan penguraian kepadatan apabila terjadi potensi kemacetan.


Berdasarkan data hingga H+3, volume kendaraan tercatat mencapai 112.640 unit atau mengalami peningkatan sebesar 1,74 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 110.712 kendaraan.


Terkait layanan di ruas Tol Pekanbaru–Bangkinang (Pekbang), Polda Riau bersama stakeholder telah menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas pada arus balik. Apabila terjadi peningkatan signifikan, akan diberlakukan penambahan gardu masuk di Gerbang Tol XIII Koto Kampar guna mencegah terjadinya penumpukan kendaraan.


Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan pelayanan demi terciptanya kelancaran dan keselamatan selama periode mudik.


“Kami memastikan seluruh personel dan sarana pendukung siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Penguatan di titik-titik rawan serta kesiapan rekayasa lalu lintas menjadi prioritas kami, agar arus mudik maupun arus balik dapat berjalan aman, lancar, dan terkendali,” ujarnya.


Ia juga mengimbau kepada seluruh pengendara agar senantiasa tertib berlalu lintas serta saling menghormati sesama pengguna jalan. Ketertiban lalu lintas berawal dari kesadaran bersama.


“Selamat mudik, sampaikan salam kami untuk keluarga di kampung halaman. Mari kita ciptakan mudik aman, keluarga bahagia,” tutupnya.




Mirza halawa 

Minggu, 22 Maret 2026

Hari Kedua Layanan Kunjungan Idulfitri 1447 H, Kalapas Pasir Pangarayan Tinjau Langsung Pelayanan


Pasir Pangarayan,kilasbalik – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan hari kedua layanan kunjungan khusus Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah pada Minggu (22/5/2026). Kegiatan ini berlangsung dengan pengawasan langsung dari Kepala Lapas Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba.


Dalam pelaksanaannya, Kalapas didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Veazanol Kosuma serta Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm Kamtib) Moch. Subhan Zakaria. Mereka turun langsung ke lapangan untuk memastikan pelayanan kunjungan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.


Kalapas Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penambahan personel guna mengoptimalkan pelayanan kunjungan khusus Idulfitri. Selain itu, pengamanan juga diperkuat dengan melibatkan unsur TNI, Polri, serta pemadam kebakaran.


“Untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, kami melakukan penambahan personel pada layanan kunjungan Idulfitri. Kami juga bersinergi dengan TNI, Polri, dan pemadam kebakaran guna memastikan keamanan dan kelancaran selama kegiatan berlangsung,” ujar Efendi.


Dengan adanya peningkatan jumlah petugas dan dukungan lintas instansi, layanan kunjungan hari kedua Idulfitri di Lapas Pasir Pangarayan berjalan dengan tertib serta tetap mengedepankan aspek keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pengunjung maupun warga binaan.


Adapun total pengunjung dihari kedua layanan kunjungan khusus Idul Fitri adalah sebanyak 1752 orang pengunjung.





Sri Imelda 

Jumat, 20 Maret 2026

Plt Gubernur Riau Tegaskan Polda Tak Pernah Minta Dana Baznas, Jembatan Presisi Dibangun Skema Kolaboratif


Pekanbaru, kilasbalik- Pemerintah Provinsi Riau menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang diinisiasi Polda Riau sejak awal tidak pernah bergantung pada bantuan anggaran dari pemerintah daerah maupun Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).


Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan bahwa inisiatif pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari gerakan kolaboratif yang digagas Polda Riau untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah yang masih terbatas akses infrastrukturnya.


“Sejak awal, Polda Riau tidak pernah meminta bantuan kepada Pemerintah Provinsi Riau maupun Baznas terkait pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi. Ini murni gerakan kolaboratif yang dibangun atas semangat gotong royong,” ujar SF Hariyanto, Jumat (20/03/2026).


Ia menilai, pendekatan yang dilakukan Polda Riau justru menjadi contoh baik dalam membangun infrastruktur berbasis kolaborasi lintas sektor, tanpa membebani anggaran pemerintah maupun dana sosial masyarakat.


“Yang dibangun adalah semangat kebersamaan. Ada kontribusi dari dunia usaha melalui CSR, ada partisipasi masyarakat, dan ini menjadi model pembangunan yang sangat positif,” lanjutnya.


Lebih jauh, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi juga merupakan bagian dari implementasi kebijakan nasional yang berangkat dari arahan Presiden RI Prabowo Subianto kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.


Arahan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Kapolri kepada seluruh jajaran Polda di Indonesia, termasuk Polda Riau, untuk bergerak aktif mengeksekusi pembangunan infrastruktur sederhana yang mampu membuka akses wilayah, meningkatkan konektivitas, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.


Dalam konteks tersebut, Polda Riau hadir tidak hanya sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di daerah-daerah yang masih membutuhkan sentuhan infrastruktur dasar.


Sementara itu, Polda Riau mengapresiasi niat baik dan kepedulian Baznas Provinsi Riau yang sempat berencana ikut berkontribusi dalam pembangunan jembatan tersebut.


Kepala Biro Perencanaan Umum dan Anggaran (Karorena) Polda Riau Kombes Pol Daniel Muharam menegaskan bahwa semangat kolaborasi tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian sosial dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.


“Pada prinsipnya, kami sangat mengapresiasi niat baik Baznas Riau. Ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian terhadap masyarakat masih sangat kuat,” ujar Daniel.


Namun demikian, Daniel menjelaskan bahwa Polda Riau saat ini telah memiliki skema pembiayaan yang cukup dan berkelanjutan untuk pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi.


“Pembangunan jembatan ini sejak awal kami dorong melalui pendekatan pentahelix, melibatkan pemerintah, dunia usaha melalui CSR, akademisi, masyarakat, serta media. Alhamdulillah, kebutuhan pembiayaan dapat terpenuhi,” jelasnya.


Ia menambahkan, sebagian besar pembangunan jembatan didukung oleh CSR perusahaan serta partisipasi masyarakat dalam semangat gotong royong.


Seiring dengan dinamika yang berkembang, Baznas Provinsi Riau secara resmi memutuskan untuk membatalkan rencana kontribusi bantuan sebesar Rp.3 miliar dalam pembangunan tersebut.


Ketua Baznas Provinsi Riau Masriadi Hasan menyampaikan bahwa keputusan itu diambil sebagai bentuk evaluasi atas situasi dan respons publik yang muncul.


“Melihat dinamika yang berkembang saat ini, Baznas mengevaluasi kembali keikutsertaan dalam program ini,” ujar Masriadi.


Ia menegaskan bahwa sejak awal keterlibatan Baznas didasari oleh niat untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam membuka akses wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.


“Program ini kami pandang memiliki manfaat besar bagi masyarakat,” jelasnya.


Masriadi juga menegaskan bahwa dana yang direncanakan berasal dari infak masyarakat yang penggunaannya bersifat fleksibel untuk kepentingan umum.


“Kami sangat memahami dan menghormati keputusan Polda Riau. Prinsip kami di Baznas adalah memastikan bahwa setiap dana yang dihimpun, baik zakat, infak, maupun sedekah, disalurkan secara tepat, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Masriadi.


Namun demikian, Baznas memilih untuk tidak melanjutkan kontribusi tersebut demi menjaga kepercayaan publik.


“Kami tidak ingin merusak kepercayaan masyarakat. Dalam kaidah yang kami pegang, menghindari mudarat lebih diutamakan daripada mengambil maslahat,” tegasnya. 


Melindungi Tuah, Menjaga Marwah


Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.


PRESS RELEASE, Nomor: 162/lll/HUM.6.1.1/2026/Bidhumas Polda Riau 


Hormat kami,

Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si

Kabid Humas Polda Riau.


Sumber: Humas Polda Riau 




Sri Imelda 

Kamis, 19 Maret 2026

Mudik 2026 Meningkat, Wadirlantas Polda Riau Intensifkan Pemantauan di Tol Permai dan Jalur Strategis


PEKANBARU, kilasbalik – Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Riau, AKBP Budi Setiyono selaku Kasatgas Kamseltibcarlantas, bersama PT Jasa Raharja dan PT Hutama Karya melaksanakan pemantauan arus mudik Lebaran 2026 di ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai).

Kegiatan ini mencakup pengecekan sejumlah titik strategis, mulai dari Pos Pengamanan (Pos Pam), Pos Pelayanan Operasi Ketupat 2026, hingga Posko angkutan laut di Pelabuhan Pelindo Dumai. Pemantauan dilakukan guna memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Budi Setiyono juga memberikan imbauan kepada para pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Masyarakat diingatkan untuk mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam keadaan laik jalan.

Selain itu, sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat, rombongan turut menyapa para pemudik dengan membagikan souvenir guna meningkatkan kenyamanan selama perjalanan.

AKBP Budi Setiyono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan sinergi lintas instansi dalam memastikan kelancaran arus mudik, khususnya di wilayah strategis.

“Hari ini kita bersama Kepala Kanwil PT Jasa Raharja Bapak M. Hidayat serta tim manajemen Hutama Karya, Kapolres Dumai dan perwakilan instansi terkait lainnya turut mendampingi langsung dalam kegiatan monitoring arus mudik, khususnya di Jalan Tol Permai hingga situasi di Pelabuhan Pelindo Dumai,” ujarnya.

Ia juga menambahkan pentingnya edukasi kepada masyarakat selama periode mudik.

“Kami juga memberikan edukasi Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas kepada masyarakat yang melaksanakan mudik maupun para pengendara agar selalu tertib berlalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta mematuhi aturan demi terciptanya perjalanan yang aman dan nyaman,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil PT Jasa Raharja Riau, M. Hidayat, menyampaikan komitmennya dalam mendukung keselamatan para pemudik melalui sinergi bersama kepolisian dan stakeholder terkait.

“Kami dari Jasa Raharja terus berkomitmen memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya para pemudik. Melalui kegiatan monitoring ini, kami memastikan pelayanan berjalan optimal serta mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” ungkapnya.

AKBP Budi Setiyono menegaskan bahwa kegiatan monitoring dan pemantauan arus lalu lintas akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya di ruas tol, namun juga di sejumlah jalur utama lainnya.

“Monitoring akan terus kita lakukan, baik di Jalan Lintas Sumatera, Lintas Timur, Lintas Tengah, maupun jalur Riau–Sumbar,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa terjadi peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan pada arus mudik tahun 2026, khususnya menuju wilayah Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

“Untuk menciptakan Mudik Aman, Keluarga Bahagia dibutuhkan peran semua pihak, terutama dari para pengendara itu sendiri. Kami sampaikan salam untuk keluarga di kampung halaman, semoga selamat sampai tujuan. Mudik aman, keluarga bahagia,” tutupnya.

Pemantauan ini merupakan bagian dari komitmen Polda Riau bersama stakeholder terkait dalam mewujudkan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar selama momentum arus mudik Lebaran 2026.





Mirza halawa 

Polda Riau Tiadakan Open House, Pilih Santuni Anak Yatim dan Peduli Lingkungan

 

PEKANBARU, Kilas Balik – Kepolisian Daerah (Polda) Riau meniadakan kegiatan open house dalam rangka menyambut Hari Raya yang selama ini menjadi tradisi tahunan. Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya menghadirkan kegiatan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.




Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwarni Pandra Arsyad, mengatakan pada momen Lebaran tahun ini pihaknya tidak menggelar open house maupun kegiatan halal bihalal yang bersifat seremonial.




“Tidak ada open house. Kami hanya mengundang anak-anak yatim pada kegiatan Lebaran untuk berbagi kebahagiaan,” ujarnya.




Sebagai bentuk kepedulian, Polda Riau akan memberikan santunan kepada anak-anak yatim yang diundang dalam kegiatan tersebut. Selain itu, kegiatan juga akan diisi dengan pembagian bibit pohon kepada seluruh jamaah setelah pelaksanaan salat Idulfitri.




Menurut Kombes Pol Zahwarni Pandra Arsyad, langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polda Riau dalam mengurangi kegiatan seremonial dan mengalihkannya menjadi aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.


masukkan script iklan disini

“Kami juga melakukan pembagian bibit pohon kepada jamaah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian alam,” jelasnya.




Ia menegaskan, meski tanpa open house, semangat kebersamaan dan kepedulian tetap menjadi prioritas utama. Polda Riau ingin menghadirkan suasana Lebaran yang lebih sederhana namun sarat makna, dengan memberikan manfaat bagi sesama dan lingkungan.




Kebijakan ini juga diambil dengan mempertimbangkan kondisi sejumlah daerah yang tengah dilanda bencana alam, seperti di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Polda Riau berharap, langkah tersebut dapat menjadi bentuk empati sekaligus ajakan untuk lebih mengedepankan kepedulian terhadap sesama di tengah situasi yang dihadapi masyarakat.




*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*




Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110. Editor Wawan 




Hormat kami,


Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad,S.H.,M.Si


Kabid Humas Polda Riau

Mirza Halawa


Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done