KILAS BALIK

Jumat, 24 April 2026

CIC Desak Kompolnas Agar Kapolri Tangkap Suwanda Alias Akau Bos Judi Kepri


Jakarta, kilasbalik-Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigation Committee (DPP CIC) memdesak Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) agar segera memberikan atensi atas maraknya perjudian berskala internasional yang dikelola Suwanda alias Akau di Kompleks Nagoya Indah, Batam. Agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo segera menangkap Bos Judi Kepri Akau yang merasa memiliki backingan dan kebal hukum.


Hal ini disampaikan Ketua Umum DPP CIC R Bambang SS usai membuat laporan ke kantor Kompolnas, Jumat (24/4/ 2026)


Menurut Bambang, saat ini Akau sangat leluasa dan terkesan kebal hukum dalam menjalankan bisnis haramnya tersebut. Dan pihaknya menduga ada perlindungan yang diberikan oleh oknum-oknum aparat penegak hukum.


"Kami meminta Kompolnas untuk melakukan perhatian khusus atas laporan DPP CIC terhadap oknum polisi yang dicurigai membackup bandar

judi besar yang tidak tersentuh serta tidak adanya tindakan yang dilakukan," ucapnya.


Lebih lanjut, Bambang menyampaikan tempat perjudian dengan label Hollywood tersebut telah sangat meresahkan masyarakat. Dengan omzet miliaran tiap harinya bukan hal yang mustahil Akau memberi upeti kepada oknum-oknum tersebut.


"Itu lokasi judi dalam wilayah hukum Polresta Barelang. Kenapa tutup mata dengan adanya perjudian di Hollywood itu," tanyanya.


Karenanya, R.Bambang.SS Ketua Umun CIC memastikan pihaknya akan terus menindaklanjuti laporan yang telah dilakukan hingga adanya upaya penegakan hukum yang dilakukan.


"CIC akan terus mengawal hingga terjadi penutupan terhadap Hollywood,dan menangkap Suwanda alias Akau." tegasnya.


Untuk diketahui, usai melakukan pelaporan ke Kompolnas CIC juga akan membuat pengaduan ke Divisi Propam Polri dan Komisi III DPR RI. Hal ini menunjukan bahwa CIC serius dalam penegakan hukum untuk para pelaku kejahatan seperti adanya lokasi perjudian.


Redaksi 

Polri Jadi Aktor Utama Intelijen Siber Dunia, Kolaborasi Bareng FBI Sukses Sikat Sindikat Phising yang Incar Rekening Kita



Jakarta, kilasbalik Keberhasilan Polri yang berkolaborasi dengan FBI dalam membongkar jaringan phishing global bernama W3LL menjadi bukti nyata bahwa kepolisian kita semakin tangguh menghadapi penjahat siber.


Hal ini sangat penting mengingat serangan siber di dunia terus melonjak dan sistem keuangan digital kita semakin terbuka terhadap risiko.


Dalam kasus ini saja, kerugian yang teridentifikasi mencapai lebih dari US$20 juta atau sekitar Rp350 miliar, dengan jumlah korban mencapai 17.000 orang di berbagai negara selama periode 2023–2024.


Bahkan, lewat pasar gelap bernama W3LLSTORE, ada lebih dari 25.000 akun yang diperjualbelikan sepanjang 2019–2023.


Angka-angka ini menunjukkan betapa masifnya bisnis kejahatan siber yang kini menggunakan model phishing-as-a-service (PhaaS), di mana satu infrastruktur canggih bisa digunakan oleh banyak penjahat sekaligus.


Dalam perspektif global, signifikansi operasi ini semakin terlihat ketika dibandingkan dengan tren makro kejahatan siber.


Laporan internasional menunjukkan bahwa kerugian akibat cybercrime secara global telah mencapai kisaran US$10,5 triliun per tahun pada 2025.


Sementara laporan tahunan FBI mencatat bahwa phishing merupakan kategori kejahatan siber dengan volume tertinggi, dengan lebih dari 190.000 laporan kasus hanya dalam satu tahun di Amerika Serikat, serta total kerugian di sana yang melampaui US$20 miliar.


Jadi, nilai Rp350 miliar dari kasus W3LL ini barulah sebagian kecil dari gelombang kerugian global, namun sekaligus membuktikan bahwa satu platform kriminal saja sudah cukup untuk mengacak-acak ekonomi secara signifikan.


Bagi Indonesia, dampak kejahatan ini terhadap sektor perbankan dan fintech sangatlah nyata karena ekonomi digital kita tumbuh pesat.


Saat ini ada lebih dari 210 juta pengguna internet di tanah air yang aktif menggunakan mobile banking dan dompet digital.


Bayangkan jika secara kasar 1% pengguna digital kita terkena serangan phishing dan hanya 0,1% yang benar-benar jadi korban dengan rata-rata kerugian Rp2 juta hingga Rp5 juta per orang, maka potensi kerugian nasional bisa mencapai Rp4 triliun hingga Rp10 triliun per tahun.


Angka ini menegaskan bahwa tanpa tindakan tegas, dampak ekonomi dari phishing bisa jauh lebih mengerikan daripada satu kasus besar dan bisa mengancam stabilitas keuangan digital kita.


Di sinilah peran penting Polri dalam mengungkap jaringan W3LL untuk menekan risiko tersebut. Secara operasional, menangkap aktor kunci yang membuat infrastruktur serangan berarti memutus jalur utama suplai kejahatan siber.


Dalam bisnis kejahatan ini, si pengembang adalah sosok sentral karena dialah yang menyediakan semua peralatan, domain palsu, hingga sistem manajemen serangan bagi para pelaku lainnya.


Dengan meringkus mereka, polisi tidak hanya menangkap satu orang, tapi juga menghentikan aktivitas banyak penjahat siber lainnya sekaligus.


Selain itu, keberhasilan ini memberikan efek jera yang kuat dan menunjukkan bahwa Indonesia bukan lagi tempat yang aman bagi para pelaku kriminal digital untuk bersembunyi.


Lebih dari itu, operasi ini membuktikan bahwa kemampuan teknis Polri dalam forensik digital dan analisis intelijen siber sudah naik kelas.


Menangani kasus dengan ribuan korban di berbagai negara tentu membutuhkan keahlian tinggi dalam melacak jejak digital, menganalisis transaksi keuangan, hingga berkoordinasi dengan lembaga internasional.


Fakta bahwa pelaku utamanya ditangkap di Indonesia menunjukkan bahwa Polri kini mampu mengolah data intelijen global menjadi operasi yang sukses di lapangan. 


Ini adalah kemajuan besar, karena biasanya negara berkembang sangat bergantung pada bantuan asing dalam tahap awal penyelidikan kejahatan siber.


Dari sisi stabilitas keuangan, tindakan tegas ini sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Dalam ekonomi digital, kepercayaan adalah segalanya. Orang tidak akan mau pakai perbankan digital atau fintech kalau merasa tidak aman.


Serangan phishing yang merajalela bisa membuat warga takut menggunakan kode OTP atau mobile banking, yang akhirnya bisa menghambat pertumbuhan ekonomi digital dan membuat orang balik lagi ke transaksi tunai.


Oleh karena itu, kesuksesan Polri membongkar jaringan W3LL sebenarnya adalah upaya untuk memastikan ekosistem keuangan kita tetap dipercaya dan aman bagi semua orang.


Secara struktur, kasus ini mengingatkan kita bahwa Indonesia punya posisi ganda. Sebagai target korban sekaligus markas operasi penjahat siber.


Menyadari hal ini, penegakan hukum yang efektif menjadi harga mati agar Indonesia tidak berubah menjadi pusat operasional kriminal digital dunia.


Momentum kesuksesan ini harus dimanfaatkan Polri untuk semakin mempererat kerja sama internasional dan memperkuat pertahanan dalam negeri dalam menghadapi ancaman siber yang kini semakin otomatis dan makin sulit dideteksi.


Dengan demikian, pembongkaran jaringan W3LL bukan sekadar soal menangani kasus senilai Rp350 miliar, melainkan langkah strategis untuk menyelamatkan potensi kerugian nasional yang bisa mencapai triliunan rupiah tiap tahunnya.


Keberhasilan ini menandai babak baru bagi kepolisian kita, di mana pendekatan yang diambil tidak lagi sekadar bereaksi saat ada laporan, tetapi sudah mulai menghancurkan seluruh ekosistem kejahatan secara sistemik dengan bantuan intelijen global.


*Jakarta, 24 April 2026*

*R. HAIDAR ALWI*

*Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI) sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina Ikatan Alumni ITB*





Sri Imelda 

Pengecekan Jalur Lintas Timur KM 83, Ditlantas Polda Riau Pastikan Keamanan Pengguna Jalan


Pelalawan, kilasbalik – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melaksanakan pengecekan langsung di ruas Jalan Lintas Timur KM 83, jalur Pelalawan menuju Indragiri Hulu, pada Jumat (24/4/2026) pagi.


Kegiatan tersebut merupakan atensi Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika yang dalam pelaksanaannya diwakili oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M. bersama jajaran personel Subdit Kamsel.


Turut hadir dalam kegiatan ini Ps. Kasi Audit dan Inspeksi AKP Dedi Siswanto, SH, MH, Aipda Riyadi, serta Brigadir Annisa Widya Wiratami, SH. Dari jajaran Satlantas Polres Pelalawan, hadir Kanit Turjawali IPDA Hadi dan Kanit Kamsel IPDA Widya. Selain itu, pengecekan juga melibatkan pengawas serta operator pelaksanaan pembangunan jalan yang tengah berlangsung di lokasi tersebut.


Pengecekan ini dilakukan guna memastikan kondisi jalan tetap aman dilalui masyarakat, khususnya di tengah adanya aktivitas pembangunan yang berpotensi menimbulkan gangguan lalu lintas. Tim melakukan pemantauan terhadap kondisi fisik jalan, rambu-rambu lalu lintas, serta sistem pengamanan di sekitar proyek.


Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Ditlantas Polda Riau dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan, serta meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas di titik rawan.


“Kami ingin memastikan bahwa setiap kegiatan pembangunan jalan tetap memperhatikan aspek keselamatan berlalu lintas. Koordinasi dengan pihak terkait juga terus dilakukan agar tidak terjadi hambatan yang signifikan bagi masyarakat,” ujarnya.


Lebih lanjut, AKBP Dasril juga menyampaikan rangkuman hasil kunjungan kerja di lokasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa secara umum kondisi jalan di KM 83 masih dalam tahap penanganan dan membutuhkan perhatian serius terhadap aspek keselamatan.


“Dari hasil pengecekan, ditemukan bahwa masih terdapat beberapa titik pekerjaan yang memerlukan penambahan rambu peringatan, penguatan manajemen rekayasa lalu lintas, serta peningkatan pengamanan di area proyek. Kami merekomendasikan agar pihak pelaksana segera melengkapi perlengkapan keselamatan jalan seperti rambu sementara, lampu peringatan, dan petugas pengatur lalu lintas di lapangan,” jelasnya.


Sementara itu, Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP Tatit Rizkyan Hanafi menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan serta pengaturan lalu lintas di lokasi tersebut guna memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar.


“Kami dari Satlantas Polres Pelalawan siap mendukung penuh kegiatan ini dengan melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas, terutama di titik-titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan maupun kecelakaan. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu yang ada di sekitar area pekerjaan jalan,” ungkapnya.


Di sisi lain, Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Satlantas Polres Pelalawan yang telah aktif selama 24 jam dalam melaksanakan pengaturan dan pengawasan arus lalu lintas, khususnya pada ruas KM 76 hingga KM 83.


“Apresiasi kami kepada personel di lapangan yang terus bekerja tanpa mengenal waktu demi memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas tetap terjaga. Dedikasi ini sangat penting dalam mendukung keselamatan masyarakat pengguna jalan, terutama di wilayah yang sedang dalam tahap pembangunan,” ungkapnya.


Ia juga mengimbau kepada seluruh pengendara yang melintas di Jalan Lintas Timur, khususnya pada KM 76 hingga KM 83, agar selalu mematuhi arahan petugas di lapangan dan tidak mengambil jalur berlawanan atau mendahului antrean kendaraan.


“Kami mengingatkan kepada seluruh pengendara agar tidak melambungkan kendaraan saat kondisi antrean. Hal tersebut justru dapat menimbulkan kemacetan dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Kepatuhan pengguna jalan sangat dibutuhkan, karena kelancaran lalu lintas merupakan prioritas kita bersama,” tutupnya.


Dengan adanya pengecekan ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jalan dapat semakin meningkatkan standar keselamatan kerja dan lalu lintas, sehingga tercipta kondisi jalan yang aman, tertib, dan lancar bagi seluruh pengguna jalan.


Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar hingga selesai. 





Mirza halawa 

Jumat Curhat Polres Pelalawan: Ambulance Darurat Dijamin Prioritas, RS Diminta Utamakan Keselamatan Pasien


Pelalawan, kilasbalik- Polres Pelalawan kembali menggelar Jumat Curhat sebagai wadah serap aspirasi warga. Kegiatan berlangsung Jumat, 24 April 2026 pukul 10.00 WIB di Rumah Relawan Dhuafa Pelalawan, Jalan Sulthan Syarif Hasim No.5, Pangkalan Kerinci.


Acara dipimpin langsung Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K didampingi Wakapolres Kompol Asep Rahmat, S.H., S.I.K., M.M. Hadir Kabag OPS AKP Yulhairi, S.H., M.H, Kapolsek Pkl. Kerinci AKP Shilton, S.I.K., M.H, Kasat Lantas AKP Tatit Rizkyan Hanafi, http://S.Tr.K., S.I.K., M.H, Kasat Samapta AKP Osben Samosir, S.H, Kasat Binmas AKP Edi Harjanto, S.H, Kasat Intelkam Iptu Deddy Hendra Cipta Tobing, Kasat Narkoba Iptu Haryanto Alex Sinaga, S.H, Kasi Propam AKP Mulyan Doni, S.H, Kanit Sabhara Polsek Pkl. Kerinci AKP Legito, PPAI Kab. Pelalawan Sdr. Triono, Perwakilan RS Efarina Sdri. Betrix boru Saragih, dan Rumah Relawan Dhuafa Sdr. Dedi Azwandi.


Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K menegaskan Jumat Curhat jadi jembatan langsung Polri dengan masyarakat. "Program ini untuk tingkatkan kepercayaan publik dan cari solusi bersama atas masalah lingkungan. Pkl. Kerinci ini kota lintas, rawan gangguan kamtibmas dan laka lantas. Semua curhatan warga akan kami tindak lanjuti," ujarnya saat membuka acara.


PPAI Kab. Pelalawan Sdr. Triono mempertanyakan prioritas ambulance saat membawa pasien darurat. Kasat Lantas AKP Tatit Rizkyan Hanafi menjawab tegas, "Jalan Lintas Timur KM 73-83 masih perbaikan. Untuk ambulance darurat akan kami usahakan semaksimal mungkin diberi prioritas dan akses. Keselamatan pasien nomor satu. Soal administrasi bisa menyusul dengan surat keterangan dari RS."


Perwakilan RS Efarina, Sdri. Betrix boru Saragih menanyakan prosedur laporan laka lantas untuk kepentingan pasien. Kabag OPS AKP Yulhairi, S.H., M.H mengimbau, "Sesuai UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, fasilitas kesehatan wajib utamakan keselamatan pasien sebagai prioritas tertinggi. Administrasi bisa dilengkapi setelah pasien tertangani."


Pihak RS Efarina menyatakan siap mengevaluasi prosedur sesuai arahan Polres. Sementara Rumah Relawan Dhuafa Sdr. Dedi Azwandi mengapresiasi bingkisan bapokmas dan pakaian dari Polres Pelalawan. Kegiatan diakhiri penyerahan bingkisan dan foto bersama. Acara selesai pukul 11.45 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.




Sri Imelda 

Pangdam XIX/TT Hadiri Ramah Tamah di Dumai, Tegaskan Sinergi untuk Stabilitas dan Pembangunan


DUMAI, kilas balik Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP menghadiri kegiatan ramah tamah bersama Forkopimda Kota Dumai di Gedung Sri Bunga Tanjung, Jalan Putri Tujuh, Jumat (24/4/2026) pukul 09.10 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari kunjungan kerja dalam rangka komunikasi sosial guna memperkuat sinergi lintas sektor.


Setibanya di lokasi, Pangdam beserta rombongan disambut Danrem 031/WB Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, Wali Kota Dumai H. Paisal, serta unsur TNI-Polri dan para pemangku kepentingan daerah. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan potensi daerah dan dialog strategis yang berlangsung hangat serta konstruktif.


Dalam sambutannya, Wali Kota Dumai menyoroti potensi ekonomi daerah yang ditopang sektor CPO serta rencana pengembangan infrastruktur, termasuk pembangunan pelabuhan yang ditargetkan mulai direalisasikan pada 2028. Ia juga menekankan pentingnya dukungan TNI dalam menjaga stabilitas daerah. “Kami berharap arahan dan dukungan Pangdam, karena sinergi ini menjadi kunci percepatan pembangunan Kota Dumai,” ujarnya.


Menanggapi hal tersebut, Pangdam XIX/TT menegaskan pentingnya kolaborasi yang solid antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah. “TNI memiliki dua fungsi utama, yakni operasi militer untuk perang dan operasi selain perang. Di wilayah seperti Dumai, peran kami lebih banyak pada penanganan bencana, karhutla, serta menjaga stabilitas keamanan,” tegasnya.


Ia juga mengingatkan agar pembangunan tidak berjalan secara sektoral. “Kita tidak boleh bekerja sendiri-sendiri. Diperlukan visi dan tujuan bersama demi kemajuan daerah. Saya siap mendukung, termasuk membantu percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tambahnya.


Kegiatan ditutup dengan penyerahan cendera mata, ramah tamah, makan siang bersama, serta sesi foto bersama. Momentum ini semakin memperkuat komitmen lintas sektor dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong percepatan pembangunan Kota Dumai secara berkelanjutan (*Red)

Kamis, 23 April 2026

Pengecoran Dikebut, TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Armco di Trumon


ACEH SELATAN, kilasbalik – Pembangunan Jembatan Armco di wilayah Kecamatan Trumon terus dipercepat. Setelah menyelesaikan pengecoran di titik Ketapang III, Satgas Jembatan TNI AD kini melanjutkan pengecoran badan jembatan di titik Ketapang II, Desa Raket, Buluh Suma, Kamis (23/4/2026).


Pengerjaan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan personel TNI AD bersama masyarakat setempat. Warga dari Desa Buluh Suma hingga masyarakat dari Kuala Baru, Kabupaten Aceh Singkil, turut ambil bagian, menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dalam mempercepat setiap tahapan pembangunan.


Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah, khususnya di kawasan perbatasan Aceh Selatan dan Aceh Singkil, sehingga mobilitas masyarakat dan distribusi hasil perekonomian dapat berjalan lebih lancar.


Sejak tahap awal, TNI AD secara konsisten menunjukkan komitmen dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah. Seluruh proses, mulai dari pekerjaan awal hingga pengecoran, dilaksanakan secara optimal dengan mengedepankan sinergi bersama masyarakat sebagai kekuatan utama.


Warga Desa Raket, Abdul Muha, menyampaikan rasa syukur atas pembangunan jembatan tersebut. “Sudah hampir dua tahun jembatan ini mengalami kerusakan. Kini kami sangat bersyukur karena perbaikannya sudah berjalan. Jembatan ini merupakan akses utama bagi kami, terutama untuk mobilitas perekonomian serta hubungan ke Kabupaten Aceh Singkil,” ujarnya.


Ia juga mengapresiasi dedikasi TNI AD yang terus bekerja tanpa mengenal lelah. “Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI AD yang telah bekerja secara kontinyu demi mewujudkan akses yang layak bagi masyarakat,” tambahnya.


Dengan sinergi yang solid antara TNI dan masyarakat, pembangunan Jembatan Armco di Trumon diharapkan segera rampung sehingga dapat kembali dimanfaatkan sebagai akses vital yang aman, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. *(Dispenad)*




Sri Imelda 

Jembatan Armco Tanjung Pasir Rampung, Akses Warga Kembali Lancar


LABUHANBATU UTARA, kilasbalik– Jembatan Armco di Desa Tanjung Pasir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, resmi rampung 100 persen, akses warga antar Dusun Kampung Jeruk kini kembali lancar dan aman digunakan, Rabu (22/4/2026).


Pembangunan jembatan sepanjang tujuh meter tersebut dilaksanakan oleh personel Kodim 0209/Labuhanbatu bersama masyarakat setempat melalui semangat gotong royong. Dengan memanfaatkan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, angkong, dan linggis, seluruh tahapan pekerjaan dapat diselesaikan dengan optimal hingga jembatan berdiri kokoh.


Rampungnya jembatan ini menjadi solusi atas kendala akses transportasi yang selama ini dihadapi masyarakat. Kini, mobilitas warga untuk berbagai aktivitas, termasuk menuju lahan pertanian dan pusat kegiatan ekonomi, dapat berjalan lebih mudah dan efisien.


Selain memperlancar konektivitas, keberadaan jembatan ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan perekonomian serta aktivitas sosial masyarakat di wilayah tersebut.


Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam membantu kesulitan rakyat. Ia juga berharap jembatan tersebut dapat dirawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.


Sinergi antara TNI dan masyarakat dalam pembangunan ini menjadi bukti kuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan infrastruktur warga. *(Dispenad)*




Sri Imelda 

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done