KILAS BALIK

Rabu, 18 Maret 2026

DPRD Rohul Menggelar RDP Dengan TAPD Terkait Sinkronisasi Untuk Bahas Evaluasi Gubernur Riau APBD 2026

 


Rokan Hulu, Kilas Balik– DPRD Rokan Hulu menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terkait sinkronisasi untuk membahas hasil evaluasi Gubernur Riau terhadap Ranperda APBD Tahun anggaran 2026, Selasa (20/02/2026). 


Rapat ini bertujuan menjadi forum strategis antara Badan Anggaran (Banggar) Dprd dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menindaklanjuti berbagai catatan evaluasi yang telah disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Riau.


Sinkronisasi ini bertujuan untuk memastikan seluruh subtansi dalam Ranperda APBD Tahun 2026 telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, kebijakan fiskal Nasional maupun Daerah, serta memastikan anggaran yang disusun benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat atau sesuai aturan dan pro-rakyat.


Banggar DPRD dan Tim TAPD akan bahas postur anggaran, program efektif, dan akuntabilitas penggunaan anggaran. Percepatan ini penting untuk hindari sanksi pemerintah pusat dan pastikan hak ASN dan DPRD cair.


Dalam rapat tersebut, Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama TAPD akan melakukan pembahasan secara mendalam terhadap berbagai catatan dan rekomendasi dari Gubernur, terutama terkait postur Anggaran, efektivitas program, akuntabilitas penggunaan anggaran, serta prioritas pembangunan daerah.


Selain itu, forum ini juga menjadi langkah percepatan dalam proses penyempurnaan dokumen APBD sebelum nantinya ditetapkan menjadi Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2026.


Rapat singkronisasi tersebut merupakan bagian penting dari siklus pengelolaan keuangan daerah, guna memastikan APBD yang disahkan memiliki kualitas perencanaan yang baik, transparan, serta sah secara hukum.


Pihak DPRD menilai, percepatan penyelesaian hasil evaluasi ini sangat penting untuk menghindari potensi sanksi dari Pemerintah Pusat. Pasalnya, keterlambatan dalam penetapan APBD dapat berdampak pada penundaan penyaluran hak keuangan ASN maupun DPRD, hingga pengurangan dana insentif Daerah.(adv.dprd)


Dengan adanya rapat singkronisasi ini, diharapkan seluruh catatan evaluasi dapat segera ditindaklanjuti sehingga APBD Kabupaten Rokan Hulu Tahun Anggaran 2026 dapat ditetapkan tepat waktu dan mampu mendukung program pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Rencana Niat Baznas Dihargai: Polda Riau Apresiasi, Tegaskan Pembangunan Jembatan Presisi Didukung Skema Kolaboratif


Pekanbaru, kilasbalik- Polda Riau mengapresiasi niat baik dan kepedulian Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau yang berencana ikut berkontribusi dalam pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi (MPP) di sejumlah wilayah. Rabu (18/03/2026).


Kepala Biro Perencanaan Umum dan Anggaran (Karorena) Polda Riau Kombes Daniel Muharam menegaskan bahwa semangat kolaborasi tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian sosial dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.


“Pada prinsipnya, kami sangat mengapresiasi niat baik Baznas Riau. Ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian terhadap masyarakat masih sangat kuat, khususnya dalam mendukung aksesibilitas bagi masyarakat di daerah,” ujar Daniel kepada wartawan, Selasa (17/3/2026).


Namun demikian, Daniel menjelaskan bahwa untuk pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi, Polda Riau saat ini telah memiliki skema pembiayaan yang cukup dan berkelanjutan.


Ia menjelaskan, pembangunan jembatan ini sejak awal memang didorong melalui pendekatan kolaboratif berbasis pentahelix, yaitu melibatkan unsur pemerintah, dunia usaha melalui CSR, akademisi, masyarakat, serta media.


"Alhamdulillah, dari skema tersebut, kebutuhan pembiayaan dapat terpenuhi tanpa harus menggunakan sumber lain,” jelasnya.


Ia menambahkan, sebagian besar pembangunan jembatan tersebut didukung oleh program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) serta partisipasi masyarakat dalam semangat gotong royong.


“Dengan skema ini, kami ingin memastikan bahwa pembangunan tetap berjalan, namun juga tetap menjaga prinsip kehati-hatian dalam pemanfaatan setiap sumber pendanaan,” lanjut Daniel.


Sejalan dengan itu, Ketua Baznas Provinsi Riau Masriadi Hasan menyatakan memahami dan menghormati sikap Polda Riau tersebut. 


Ia menegaskan bahwa Baznas pada dasarnya memiliki komitmen untuk memastikan seluruh pengelolaan dana umat dilakukan secara tepat sasaran dan sesuai peruntukannya.


“Kami sangat memahami dan menghormati keputusan Polda Riau. Prinsip kami di Baznas adalah memastikan bahwa setiap dana yang dihimpun, baik zakat, infak, maupun sedekah, disalurkan secara tepat, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Masriadi.


Ia juga menegaskan bahwa Baznas akan tetap fokus pada program-program pemberdayaan masyarakat yang menjadi prioritas utama, khususnya dalam membantu kelompok mustahik di Provinsi Riau.


“Ke depan, kami akan terus memperkuat program-program sosial, ekonomi, dan kemanusiaan yang langsung menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.


Polda Riau berharap semangat kolaborasi lintas sektor yang telah terbangun melalui pendekatan pentahelix dapat terus diperkuat dalam berbagai program pembangunan lainnya, sebagai bagian dari upaya bersama menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas. 



Sumber: Humas Polda Riau



Sri Imelda 

Selasa, 17 Maret 2026

RUMAH ZAKAT PEKANBARU GELAR SAHUR ON THE ROAD, BAGIKAN PAKET SAHUR UNTUK MASYARAKAT


Pekanbaru, kilasbalik 18 Maret 2026 – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, Rumah Zakat Pekanbaru kembali menghadirkan aksi kebaikan melalui kegiatan *Sahur On The Road (SOTR)* dengan program *Berbagi Paket Sahur (BPS)*. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu dini hari, 18 Maret 2026 di beberapa titik di Kota Pekanbaru, di antaranya sekitar *Jalan Sudirman, Marpoyan, dan Harapan Raya*.


Program ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang masih beraktivitas di malam hari menjelang sahur, seperti petugas kebersihan, pekerja malam, pengemudi ojek online, petugas keamanan, serta masyarakat yang membutuhkan. Para relawan Rumah Zakat turun langsung ke jalan membagikan paket sahur kepada para penerima manfaat dengan penuh kehangatan dan semangat berbagi.


Kegiatan Sahur On The Road ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Rumah Zakat dalam menghadirkan kebahagiaan Ramadhan bagi sesama. Selain membantu memenuhi kebutuhan sahur bagi mereka yang sedang bekerja atau berada di jalan, kegiatan ini juga menjadi momen untuk mempererat rasa kepedulian sosial di tengah masyarakat.


Senyum dan rasa syukur terlihat dari para penerima manfaat yang menerima paket sahur tersebut. Banyak dari mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini, terutama bagi pekerja yang harus menjalani aktivitas sejak malam hingga menjelang pagi.


Rumah Zakat Pekanbaru menyampaikan *ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur* yang telah mempercayakan sebagian rezekinya melalui Rumah Zakat. Berkat dukungan dan kebaikan hati para donatur, program Sahur On The Road ini dapat terlaksana dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.


Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan membawa keberkahan bagi para donatur serta semua pihak yang terlibat. Rumah Zakat akan terus berkomitmen untuk menghadirkan berbagai program pemberdayaan dan berbagi kebahagiaan bagi masyarakat.


Mari terus tebarkan kebaikan di bulan penuh berkah ini.


#RumahZakat

#Ramadhan1447H

#SahurOnTheRoad

#BerbagiPaketSahur

#BerbagiBahagia

#RumahZakatPekanbaru

#RamadhanBahagia

#BerbagiUntukSesama

#AksiKebaikan

#CintaBerbagi




Sri Imelda 

Kapolri-Titiek Soeharto Tinjau TNTN: Dukung Pelestarian Gajah hingga Tanam Pohon


Pelalawan, kilasbalik - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto dan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli meninjau Camp Elephant Flying Squad di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Mereka melihat langsung upaya pelestarian gajah sumatera dan mitigasi konflik satwa.


Jenderal Sigit bersama Titiek Soeharto, Menhut Raja Juli Antoni, dan rombongan tiba di TNTN, Kabupaten Pelalawan, Riau, Selasa (17/3/2026). Kehadiran mereka disambut dengan atraksi unik berupa pengalungan bunga oleh salah satu gajah binaan TNTN kepada Titiek Soeharto.


Hadir pula dalam agenda ini Wamenhut Rohmat Marzuki, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo, serta Bupati Pelalawan H. Zukri.


Tampak mendampingi Kapolri dalam peninjauan ini antara lain Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan, Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono, Dankorbrimob Polri Komjen Ramdani Hidayat.


Dalam kunjungannya, Kapolri dan rombongan menerima paparan dari Kepala Balai TNTN Heru Sutmantoro terkait peran Elephant Flying Squad dalam menjaga kawasan hutan dan mengarahkan gajah liar agar tidak masuk ke pemukiman warga.


Jenderal Sigit dan Titiek Soeharto juga berinteraksi langsung dengan kawanan gajah. Mereka memberikan makan berupa buah-buahan seperti nanas, semangka, pisang, hingga gula merah yang telah disiapkan oleh para mahout atau pawang gajah.


Jenderal Sigit mengatakan, penting untuk memastikan kelestarian satwa liar kita, khususnya gajah sumatera. Sinergi antara Polri, Kementerian Kehutanan, dan DPR RI akan terus diperkuat untuk menjaga ekosistem hutan dan meminimalisir konflik antara manusia dan satwa.


Selain berinteraksi dengan gajah, Jenderal Sigit bersama Titiek Soeharto dan Raja Juli hingga Kapolda Riau Herry Heryawan juga melakukan penanaman bibit pohon di area taman nasional. Aksi ini merupakan simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan rehabilitasi hutan di wilayah Riau.





Sri Imelda 

Pesan Kapolri di Safari Ramadhan Riau: Tingkatkan Silaturahmi hingga Jaga Persatuan


RIAU, kilasbalik - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pesan untuk terus meningkatkan silaturahmi hingga menjaga nilai persatuan dan kesatuan. Hal itu disampaikan saat menghadiri safari Ramadhan di Masjid Al-Adzim Polda Riau, Pekanbaru. 


Kegiatan tersebut dihadiri oleh tokoh agama, masyarakat, rektor Universitas, tokoh serikat pekerja/buruh, ormas/LSM, mahasiswa dan kelompok ojek online. Dalam kesempatan ini, Kapolri juga melakukan penandatanganan prasasti renovasi Masjid Al-Adzim Polda Riau dan mengukuhkan Satgas PHK Riau dan ojol kamtibmas Presisi. 


"Jadi kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan roadshow kami untuk terus meningkatkan hubungan silaturahmi, soliditas dengan seluruh elemen masyarakat menghadapi situasi dan kondisi yang ada, yang tentunya kita sangat paham bahwa ada berbagai macam dinamika di lapangan yang tentunya harus kami jaga," kata Sigit, Selasa (17/3/2026). 


Di hadapan para elemen bangsa, Sigit menyerukan untuk terus menjaga dan meningkatkan nilai persatuan serta kesatuan. Dalam hal ini, Sigit menegaskan, pihaknya tetap menjunjung demokrasi. Namun yang perlu diingat adalah, semua pihak harus mampu mencegah narasi-narasi yang mampu memecah belah bangsa. 


"Namun demikian, yang selalu saya titipkan jangan sampai kemudian kegiatan-kegiatan tersebut disusupi oleh hal-hal yang sifatnya bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa yang kemudian bisa menimbulkan kemunduran," ujar Sigit. 


Sigit menjelaskan, persatuan dan kesatuan merupakan kunci utama untuk menghadapi segala tantangan bangsa yang muncul. Apalagi, Indonesia bakal menghadapi bonus demografi. Hal tersebut harus dimanfaatkan dengan baik demi menjadi lompatan Indonesia menuju negara maju. 


"Jadi di tengah dinamika perbedaan yang ada, namun satu hal kita tetap harus bersatu untuk bisa mengawal Indonesia ini betul-betul bisa menjadi negara sesuai dengan visi kita ke depan menjadi negara besar, negara yang berada di posisi nomor tiga ataupun nomor empat di dunia," ucap Sigit. 


Lebih dalam, Sigit menyebut, seluruh elemen bangsa, harus mempersiapkan diri dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Menurutnya, hal itu diperlukan agar dapat mengelola dengan baik sumber kekayaan alam Indonesia, demi terciptanya kemandirian bangsa sehingga bisa dirasakan manfaatnya untuk generasi selanjutnya. 


"Kita juga menghadapi situasi global yang mau tidak mau tentunya kita juga harus selalu waspada. Di satu sisi tentunya kita terus harus mengikuti dan mempersiapkan diri menghadapi situasi yang ada," papar Sigit. 


Sigit menegaskan, Pemerintah tentunya berusaha untuk melakukan mitigasi terkait dengan situasi global, yang bisa berdampak terhadap situasi di dalam negeri. Menurutnya, apapun yang dikerjakan oleh pemerintah tentunya bagian dari upaya untuk menjaga agar di tengah situasi krisis global yang ada. 


"Indonesia tetap terus bisa terjaga, ekonomi Indonesia tetap bisa tumbuh. Dan harapan kita program-program untuk mengawal Indonesia menuju ataupun mencapai tujuan nasional, masyarakat yang adil dan sejahtera, tentunya ini menjadi harapan kita bersama yang harus kita jaga," tutur Sigit. 


Dalam hal ini, Sigit memastikan, Polri terus menjalin kemitraan untuk membangun community policing. Sehingga, Korps Bhayangkara bersama elemen masyarakat terus menjaga stabilitas Kamtibmas sebagai modal utama pembangunan dan pertumbuhan perekonomian Indonesia.




Sri Imelda 

Mudik Aman, Keluarga Bahagia: Polda Riau dan Cipayung Plus Berangkatkan Ratusan Pemudik dengan Pengawalan Hingga Tujuan


PEKANBARU, kilasbalik – Wakapolda Riau, Brigjen Hengki Haryadi, membacakan amanat Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, dalam kegiatan pelepasan program mudik bersama yang digelar menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam amanat tersebut, Kapolda Riau mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa memanjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat dan kesempatan, khususnya dalam menyambut momentum Lebaran yang penuh berkah.

Ia menegaskan bahwa tradisi mudik bukan sekadar perjalanan pulang ke kampung halaman, melainkan memiliki makna sosial dan budaya yang mendalam bagi masyarakat Indonesia. Mudik menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat identitas sosial, serta menjaga kesinambungan nilai-nilai tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.

“Pada hakikatnya, mudik merupakan perjalanan pulang ke kampung halaman yang dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dalam perspektif sosial, mudik menjadi momentum mempererat hubungan kekeluargaan dan menjaga nilai-nilai budaya,” ujar Brigjen Hengki, Selasa (17/3/2026).

Lebih lanjut disampaikan, tradisi mudik telah berkembang menjadi fenomena nasional dengan dimensi sosial, ekonomi, dan budaya yang sangat kuat. Hal ini mencerminkan karakter masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi kebersamaan, silaturahmi, dan penghormatan kepada keluarga.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan RI, diperkirakan sekitar 50,60 persen penduduk Indonesia atau setara 143,91 juta orang akan melakukan perjalanan selama masa angkutan Lebaran 2026. Tingginya mobilitas tersebut berpotensi meningkatkan volume kendaraan di berbagai jalur utama, sekaligus berdampak pada dinamika lalu lintas secara nasional.

Namun demikian, fenomena mudik juga memberikan dampak positif, seperti berkurangnya kepadatan di kota-kota besar karena sebagian masyarakat kembali ke daerah asal.

Dalam mendukung kelancaran program mudik bersama, Polda Riau menyiapkan empat unit armada transportasi yang terdiri dari dua bus besar dan dua bus kecil, dengan kapasitas sekitar 140 hingga 160 orang. Para peserta diberangkatkan menuju sejumlah daerah tujuan, seperti Bukittinggi dan Solok (Sumatera Barat), Rantau Prapat (Sumatera Utara), serta Padang Sidempuan melalui wilayah Rokan Hulu.

Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan perjalanan, setiap rombongan mendapatkan pengawalan dari personel kepolisian hingga tiba di tujuan. Langkah ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama periode mudik.

Selain itu, Polri juga tengah melaksanakan Operasi Ketupat 2026 sebagai bagian dari pengamanan nasional. Operasi ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan arus mudik berjalan aman, tertib, dan lancar.

“Kelancaran transportasi tidak hanya berkaitan dengan mobilitas masyarakat, tetapi juga menyangkut distribusi logistik, aktivitas ekonomi, serta stabilitas sosial,” jelasnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menegaskan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan upaya pengamanan dan pelayanan lalu lintas guna mendukung terwujudnya mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk mewujudkan mudik aman, keluarga bahagia melalui penguatan Kamseltibcarlantas, peningkatan pengawasan di jalur-jalur rawan, serta pelayanan maksimal di pos pengamanan dan pos pelayanan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas, menjaga kondisi fisik, dan tidak memaksakan diri saat berkendara,” tegasnya.

Ia juga menambahkan agar para pemudik memanfaatkan fasilitas rest area serta pos pengamanan untuk beristirahat, serta selalu mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Salah satu peserta, Rahmat Syarif, pengemudi ojek online (ojol) di Pekanbaru yang berasal dari Rantau Prapat dan berdomisili di Air Hitam, mengaku sangat terbantu dengan adanya program mudik kebangsaan ini. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Polda Riau dan seluruh pihak yang telah memfasilitasi perjalanan pulang ke kampung halamannya.

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan program ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat meringankan beban masyarakat, khususnya kami para pekerja,” ungkapnya.

Di akhir amanat, Kapolda Riau melalui Wakapolda menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat. Ia juga berharap sinergi lintas sektor terus ditingkatkan dalam membangun etika dan budaya tertib berlalu lintas.

“Semoga kerja sama ini terus terjalin dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas,” tutupnya.



Mirza halawa 

Dugaan Arogansi Bupati Pelalawan dan Temuan Bendera Merah Putih di Tempat Sampah


PEKANBARU, kilasbalik — Sorotan terhadap Zukri Misran kembali mencuat setelah adanya temuan ornamen Bendera Merah Putih yang terbuang di tempat sampah di lingkungan perkantoran Pemerintah Kabupaten Pelalawan.


Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Senin, 9 Februari 2026, sekitar pukul 14.40 WIB, di kawasan Kompleks Perkantoran Bupati Pelalawan, Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.


Dua orang wartawan yang berada di lokasi menemukan sejumlah ornamen Merah Putih seperti umbul-umbul dalam kondisi masih layak, namun tertumpuk dan berada di dalam tong sampah. Temuan ini kemudian dikonfirmasi langsung kepada pihak terkait.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Riau, Larshen Yunus, menyampaikan bahwa jika temuan tersebut benar, maka hal itu tidak bisa dianggap sekadar kelalaian, melainkan berpotensi sebagai bentuk ketidakhormatan terhadap simbol negara.


Ia juga menyoroti sikap Bupati Pelalawan yang dinilai kurang responsif terhadap konfirmasi wartawan. Menurutnya, apabila kepala daerah sedang sibuk, seharusnya dapat menugaskan pihak lain dari jajaran ASN untuk memberikan klarifikasi.


Lebih lanjut, Larshen mengungkapkan adanya dugaan tindakan tidak profesional dari oknum staf atau ajudan yang disebut-sebut mengajak wartawan berkonflik fisik saat dimintai klarifikasi terkait temuan tersebut. Peristiwa itu disebut terjadi pada 24 Februari 2026.


Menurutnya, situasi ini mencerminkan kurangnya penghargaan terhadap kerja jurnalistik serta lemahnya pengawasan terhadap perilaku aparatur di lingkungan pemerintah daerah.


Larshen menegaskan bahwa persoalan ini perlu menjadi perhatian serius, mengingat simbol negara seharusnya diperlakukan dengan penuh penghormatan, bukan diabaikan apalagi dibuang sembarangan.


Sebagai tindak lanjut, pihak KNPI Riau berencana akan menyurati instansi terkait dengan melampirkan bukti awal atas kejadian tersebut.


Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Bupati Pelalawan, Zukri Misran, telah dilakukan oleh media sebagai bagian dari penerapan Kode Etik Jurnalistik. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.



Tim

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done