KILAS BALIK

Selasa, 28 April 2026

Lapas Pasir Pangarayan Gelar Pengajian Rutin, Warga Binaan Asah Kemampuan Baca Al-Qur’an


Pasir Pengaraian -kilasbalik.my.id_- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus mengintensifkan program pembinaan kepribadian melalui kegiatan pengajian rutin bagi warga binaan. Kegiatan ini menghadirkan ustadz dari luar sebagai pembimbing guna memberikan pembelajaran yang lebih optimal.

Pengajian tersebut diikuti oleh warga binaan yang tengah belajar membaca Al-Qur’an, baik pada tahap dasar maupun lanjutan. Dalam pelaksanaannya, pembimbing memberikan materi secara bertahap dengan metode yang sederhana dan mudah dipahami, sehingga peserta dapat mengikuti setiap proses pembelajaran dengan baik.

Kegiatan berlangsung tertib dan kondusif. Proses pembelajaran dilakukan secara berjenjang sebagai bagian dari upaya pembinaan yang berkelanjutan di dalam Lapas.

Kepala Lapas Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba melalui Kasubsi Registrasi dan Bimkemas, Ega Saputra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan kepribadian yang berfokus pada penguatan nilai-nilai keagamaan bagi warga binaan.

“Melalui pengajian rutin ini, diharapkan warga binaan dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus memperkuat keimanan dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, warga binaan diharapkan tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga memahami serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai bekal positif saat kembali ke tengah masyarakat.

Red/Team

Puncak HBP ke-62, Lapas Pasir Pangarayan Ikuti Tasyakuran Virtual dan Salurkan Beasiswa serta Bantuan Gerobak Usaha


Pasir Pengaraian -kilasBalik.my.id_-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan mengikuti kegiatan Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026 yang diselenggarakan secara terpusat oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan pada Senin (27/04/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima” ini juga diikuti oleh seluruh jajaran pemasyarakatan di Indonesia secara virtual melalui Zoom Meeting. Di Lapas Pasir Pangarayan, kegiatan dilaksanakan di aula Lapas Pasir Pangarayan.

Dalam kesempatan tersebut, kegiatan juga dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Daerah, yakni Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, yang pada hari ini juga melaksanakan pelayanan perekaman data kependudukan & pemadanan NIK bagi warga binaan. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari sinergi lintas instansi dalam mendukung pemenuhan hak administrasi kependudukan di lingkungan pemasyarakatan.

Rangkaian acara tasyakuran meliputi pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Pemasyarakatan, penayangan video refleksi, laporan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, pemberian penghargaan, penyerahan bantuan sosial, hingga prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang pemasyarakatan.

Sejalan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut, Lapas Pasir Pangarayan turut melaksanakan penyerahan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan nyata. Dalam kesempatan tersebut, diserahkan beasiswa pendidikan dari INKOPASINDO kepada 6 (enam) orang anak pegawai, sebagai bentuk perhatian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan.

Selain itu, Lapas Pasir Pangarayan juga menyerahkan bantuan gerobak usaha sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi serta pemberdayaan bagi penerima manfaat agar lebih produktif dan mandiri.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara sederhana namun tetap khidmat, sejalan dengan arahan pusat agar peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan dilaksanakan secara efisien tanpa mengurangi makna dan semangat pengabdian.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba dalam keterangannya menyampaikan bahwa momentum Hari Bakti Pemasyarakatan menjadi pengingat bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Melalui peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 ini, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Kami juga akan terus menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan secara profesional, akuntabel, dan berintegritas,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Lapas Pasir Pangarayan semakin memperkuat semangat pengabdian serta terus berkontribusi dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih baik dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Red/team

Hari ke-6 Jembatan Presisi Polri di Pangkalan Terap: Rangka Besi Mulai Terpasang, Progres Capai 18%


Pelalawan -kilasbalik.my.id_-Pembangunan Jembatan Presisi Tahap II di Desa Pangkalan Terap terus dikebut. Memasuki hari ke-6, Senin 27 April 2026, personel Polri bersama warga mulai memasang besi rangka jembatan penghubung Desa Pangkalan Terap menuju Desa Kuala Panduk, Kecamatan Teluk Meranti.

Pengerjaan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB di Jembatan RT 06/RW 03 Dusun III Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. ini.

Pelaksana pekerjaan hari ke-6 melibatkan 1 personel Polsek Teluk Meranti, 3 teknisi, dan 4 warga setempat. Sinergi Polri dan masyarakat ini jadi kunci percepatan pembangunan jembatan sepanjang 10 meter dengan lebar 4 meter tersebut.

Fokus kegiatan hari ini meliputi pemasangan besi rangka jembatan dan pembersihan areal sekitar lokasi. Untuk mendukung pekerjaan, tim menggunakan mesin genset, mesin las, pemotong besi, dan gerinda. Seluruh rangka mulai terlihat membentuk struktur utama jembatan.


Hingga pukul 15.00 WIB, capaian pekerjaan Jembatan Presisi Tahap II tercatat 18%. Progres sempat terhambat cuaca karena hujan turun di sekitar lokasi pada sore hari. Meski begitu, seluruh personel tetap maksimal menuntaskan target harian.

Jembatan ini sangat vital bagi mobilitas warga Desa Pangkalan Terap menuju Desa Kuala Panduk. Kehadirannya nanti akan memperlancar akses ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat. Pembangunan tahap II ini merupakan wujud nyata Program Presisi Polri untuk hadir langsung menjawab kebutuhan infrastruktur warga.

Pengerjaan akan dilanjutkan esok hari dengan target pemasangan rangka berikutnya. Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K memastikan pengawasan ketat agar jembatan selesai tepat waktu, kuat, dan aman digunakan masyarakat Teluk Meranti.

Red/Seprinaldi

Klinik Lapas Pekanbaru Ukir Prestasi Nasional, Kalapas Terima Penghargaan di Tasyukuran HBP ke-62

 


Pekanbaru, INFO_PAS –kilasBalik.my.id_-Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menerima penghargaan nasional atas prestasi Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Pekanbaru yang berhasil meraih Juara II sebagai Klinik Terbaik tingkat nasional. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Senin (27/04), bertempat di Auditorium Prof. Muladi Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan dan diikuti secara virtual oleh seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Pekanbaru.

Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan dedikasi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada warga binaan.

Capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen Lapas Kelas IIA Pekanbaru dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan warga binaan.

Kalapas Kelas IIA Pekanbaru menyampaikan rasa syukur dan bangga atas penghargaan yang diraih. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh jajaran, khususnya petugas Klinik Pratama yang terus berupaya meningkatkan mutu layanan kesehatan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya di bidang kesehatan. Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang humanis dan berintegritas,” ujar Yuniarto.

Pemberian penghargaan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HBP ke-62 yang mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima”, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran pemasyarakatan dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dengan diraihnya penghargaan ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru diharapkan dapat terus mempertahankan prestasi serta meningkatkan kualitas layanan, khususnya dalam bidang kesehatan, guna mendukung terwujudnya sistem Pemasyarakatan yang lebih baik.

Red/team

Hangatnya Silaturahmi di Bengkalis, Danrem 031/WB dampingi Pangdam XIX/TT Tatap Muka dengan Pemda Bengkalis


BENGKALIS ||kilasbalik.my.id_-Suasana penuh keakraban dan kehangatan terasa saat Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos.,M.Si.,M.Han mendampingi Pangdam XIX/TT dalam kunjungan silaturahmi ke Pemerintah Daerah Bengkalis. Kegiatan tersebut menjadi momen penting untuk mempererat hubungan antara TNI dan pemerintah daerah dalam semangat kebersamaan dan sinergi.Selasa 28/4/26.

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Bupati Bengkalis, Ibuk Kasmarni, S.Sos.,MMP beserta jajaran, mencerminkan hubungan harmonis yang selama ini terjalin dengan baik. Pertemuan berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna, di mana kedua pihak saling bertukar pandangan terkait berbagai hal, mulai dari keamanan wilayah hingga pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XIX/TT menyampaikan pentingnya menjaga komunikasi yang baik antara TNI dan pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa sinergi yang kuat akan menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan mendukung kemajuan daerah.



Sementara itu, Danrem 031/WB menambahkan bahwa silaturahmi seperti ini bukan sekadar agenda formal, melainkan wujud nyata dari komitmen bersama untuk hadir dan berkontribusi bagi masyarakat.

Bupati Bengkalis menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi perhatian serta dukungan dari jajaran TNI. Ia berharap hubungan yang telah terjalin dapat terus diperkuat demi kesejahteraan masyarakat Bengkalis.

Melalui pertemuan ini, diharapkan kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah semakin solid, sehingga mampu menghadirkan rasa aman, nyaman, dan kemajuan yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.(*Red)

Orang Tua Mengadu ke DPRD, Dugaan Kekerasan Anak di SDN 181 Pekanbaru Terancam Masuk Jalur Hukum


Pekanbaru –kilasbalik.my.id_-Dugaan tindak kekerasan terhadap anak di lingkungan sekolah kembali mencuat di SDN 181 Pekanbaru dan menjadi perhatian publik. Kasus yang diduga melibatkan seorang guru wali kelas itu kini mendapat pendampingan hukum dan tengah dalam proses penanganan oleh Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru
.

Penasehat hukum korban, Dosma Roha Sijabat,SH mengaku prihatin setelah mempelajari sejumlah bukti dan keterangan yang telah dihimpun dari para orang tua siswa.

Menurut Dosma, dugaan kekerasan tersebut bukanlah peristiwa tunggal, melainkan diduga telah terjadi berulang kali dan menimpa lebih dari satu anak.

“Dari bukti-bukti dan keterangan yang kami pelajari, ini bukan kejadian pertama. Dugaan sementara, korbannya bukan hanya satu atau dua siswa,” ungkap Dosma.

Ia menjelaskan, guru yang diduga terlibat diketahui merupakan wali kelas yang telah mengajar kurang lebih satu tahun dengan jumlah siswa sekitar 30 orang. Dengan rentang waktu tersebut, pihaknya menduga tindakan serupa telah berlangsung cukup lama.

Bahkan, berdasarkan informasi yang dihimpun, jumlah anak yang diduga menjadi korban bisa mencapai sekitar 20 siswa.

Dosma menegaskan, sejumlah orang tua siswa telah memberikan kuasa hukum kepada pihaknya untuk mengawal proses ini dan memperjuangkan hak-hak anak yang diduga menjadi korban.

Sebagai langkah awal, pihaknya mengedepankan penyelesaian secara persuasif dan terbuka, namun tidak menutup kemungkinan membawa perkara ini ke jalur hukum apabila tidak ditemukan titik terang.

“Kami masih mengedepankan pendekatan secara baik-baik. Tapi jika tidak ada tanggung jawab dan keadilan bagi korban, tentu langkah hukum akan kami tempuh,” tegasnya. 

Ia juga mengingatkan bahwa dalam ketentuan Undang-Undang Perlindungan Anak, pelaku kekerasan terhadap anak dapat dikenakan sanksi pidana dengan ancaman hukuman yang tidak ringan, tergantung pada tingkat dan unsur perbuatannya.

Sejauh ini, tim kuasa hukum mengaku telah mengantongi sejumlah bukti pendukung berupa foto, video, percakapan digital, hingga keterangan para korban yang dinilai cukup kuat untuk dijadikan dasar proses hukum.

Selain itu, persoalan ini juga akan dibawa ke Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru guna meminta pengawasan dan tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang dianggap lalai.

Dosma menilai, Dinas Pendidikan memiliki kewenangan untuk melakukan evaluasi dan memberikan sanksi, baik kepada oknum guru maupun pihak sekolah apabila ditemukan adanya pembiaran dalam kasus tersebut. 

Sebelumnya, para orang tua siswa juga telah menyampaikan pengaduan resmi ke DPRD Kota Pekanbaru sebagai upaya mencari perlindungan dan keadilan bagi anak-anak mereka.

Sementara itu, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Sardius, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima informasi terkait dugaan kasus tersebut, termasuk laporan yang sebelumnya masuk melalui DPRD.

Sardius mengungkapkan bahwa pihak dinas telah dua kali memanggil kepala sekolah dan orang tua siswa untuk dimintai klarifikasi serta mempertemukan kedua belah pihak.

Namun, agenda tersebut belum terlaksana lantaran pada panggilan pertama orang tua siswa berhalangan hadir, sementara kepala sekolah hadir. Sedangkan pada panggilan kedua, orang tua siswa hadir, namun kepala sekolah tidak dapat hadir karena sakit.

“Kami ingin mendengar kedua belah pihak agar informasi yang diperoleh tetap akurat, objektif, dan berimbang sebelum mengambil langkah lebih lanjut,” ujar Sardius. 

Kasus ini kini menjadi sorotan masyarakat dan diharapkan mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Pekanbaru agar perlindungan terhadap anak di lingkungan pendidikan benar-benar dapat diwujudkan. (Tim)

Wujud Nyata Kepedulian, Lapas Bengkalis Serahkan Bantuan Gerobak Usaha Bagi Keluarga Warga Binaan di HBP Ke-62

BENGKALIS –KilasBalik.my.id_-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis memberikan kontribusi nyata bagi penguatan ekonomi masyarakat dengan menyerahkan bantuan berupa satu unit gerobak usaha kepada Rosmala Dewina, seorang pedagang gorengan sekaligus orang tua dari salah satu warga binaan, pada Senin (27/04).

Kegiatan bakti sosial yang dipusatkan di halaman depan Lapas Kelas IIA Bengkalis ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian jajaran pemasyarakatan terhadap pelaku usaha mikro. Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, didampingi jajaran struktural guna mendorong kemandirian ekonomi keluarga warga binaan agar mampu meningkatkan taraf hidup melalui sarana usaha yang lebih layak dan produktif.

Pemilihan penerima bantuan ini tidak dilakukan secara sembarang, melainkan melalui proses asesmen mendalam yang dilakukan oleh tim pelaksana untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Ibu Rosmala Dewina terpilih karena kegigihannya menjalankan usaha secara mandiri meskipun memiliki keterbatasan sarana dan memikul tanggung jawab besar sebagai tulang punggung keluarga bagi seorang anak berkebutuhan khusus. 

Lokasi usahanya yang strategis di jalan utama tengah kota dinilai memiliki potensi berkembang yang pesat jika didukung dengan peralatan yang memadai dibandingkan peralatan sederhana yang digunakannya selama ini.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, dalam arahannya menyampaikan bahwa momentum HBP ke-62 merupakan refleksi bagi seluruh insan pemasyarakatan untuk terus memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat luas.

Beliau menekankan bahwa sinergi antara lembaga pemasyarakatan dengan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan hubungan yang harmonis.

"Bakti sosial ini adalah wujud pengabdian kami kepada masyarakat, khususnya bagi keluarga warga binaan yang sedang berjuang secara ekonomi. Kami berharap bantuan gerobak usaha ini tidak hanya menjadi sarana pendukung berjualan, tetapi juga menjadi pemantik semangat bagi Ibu Rosmala untuk mandiri dan sukses.

Kami akan terus melakukan pemantauan agar bantuan ini benar-benar memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kesejahteraan keluarga," ujar Priyo Tri Laksono.

Kegiatan yang berlangsung lancar dan khidmat ini diakhiri dengan penyerahan gerobak secara simbolis yang disambut dengan haru serta apresiasi tinggi oleh penerima bantuan.

Melalui aksi nyata ini, Lapas Kelas IIA Bengkalis kembali membuktikan komitmennya dalam menyukseskan program pembangunan sosial dan mempererat kemitraan yang kuat antara institusi dengan masyarakat di wilayah Kabupaten Bengkalis.

#humaslapasbengkalis

Red/Seprinaldi

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done