KILAS BALIK

Selasa, 31 Maret 2026

Diduga Pengedar Obat Terlarang Ditangkap di Bayur Kali, Berujung Direhabilitasi, Ada Apa?

 

SEPATAN, Kilas Balik - Polsek Sepatan Polres Metro Tangerang Kota mengamankan seorang pria berinisial Poltak 30 tahun di sebuah lapangan Bola Kampung Bayur Kali RT 01/12 Desa Lebak Wangi Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.

Senin (30/3/2026)


Poltak diamankan pada hari Sabtu 28 Maret 2026 setelah terbukti turut serta dalam kegiatan Penjualan di Lokasi tersebut obat terlarang golongan G jenis Tramadol dan Exsimer di amankan. 


Kapolsek Sepatan Porles Metro Tangerang Kota AKP Fahyani melalui WA saat di Konfirmasi mengatakan benar kita mengamakan salah satu terduga tersangka dengan inisial Poltak Mas saat di periksa hanya pemakai bukan penjual, Karena penjualnya kabur saat di grebek oleh binamas dan RT di lokasi Ucapanya" Fahyani 


"Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat Binamas Desa Lebak wangi dan RT setempat melakukan pengerebekan di lokasi Lapangan Bola Kampung Bayur Kali melihat Poltak ada di sebuah tiang Gol Lalu di amankan dan di bawa berserta Barang Bukti (Barbuk) Berupa taramadol dan exsimer. Saat dilakukan introgasi dan cari Barbuk penggeledahan ditemukan di semak semak berupa exsimer dan tramadol


Diduga tersangka Poltak sudah di Rehab di Yayasan Mentari Pagi Menurut Keterangan Dari Binmas Desa Lebak Wangi Dedi dan ratusan butir obat terlarang tersebut dibawa ke Mapolsek Sepatan terangnya" Dedi 


Lebih Lanjut saat Awak Media Menggali informasi agar ada keterbukan publik dan mencari kebenaran informasi melalui Kanit Reskrim Polsek Sepatan IPTU Tri Sartoto saat di membalas WhatsApp. Jika konfirmasi nanti ke Kantor mas Ucapanya" Tri Sartoto 

setelah team Media Ke Kantor hanya Kanit Intel yang Menjumpai Media Mengatakan Kanit Reskrim lagi di luar bang Ucapanya".


Peredaran obat-obatan daftar G seperti Tramadol dan Exsimer 

Perlu diketahui, berdasarkan ketentuan Peraturan dan perundang-undangan di bidang kesehatan, obat keras hanya boleh dijual di apotek dengan resep dokter. Penjualan obat keras secara bebas tanpa izin dapat dikenakan sanksi pidana karena berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat dan Generasi Muda.(***)

Tim

Status “Media Sampah” Oknum Anggota DPRD Bengkalis Picu Kemarahan Wartawan Duri

 


BENGKALIS, Kilas Balik — Pernyataan kontroversial yang dilontarkan salah seorang anggota DPRD Bengkalis, Tantowi, melalui status WhatsApp pribadinya memicu kemarahan sejumlah wartawan di Kota Duri, Selasa (31/3/2026).


Dalam status tersebut, Tantowi menuliskan kalimat bernada keras, “Media sampah, kalau gak tahu fakta jangan buat berita.” Ungkapan itu diduga berkaitan dengan pemberitaan sejumlah media online di Duri mengenai kecelakaan lalu lintas yang dialami Hendrik Firnanda, yang merupakan adik kandungnya sekaligus menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Bengkalis.


Peristiwa kecelakaan tersebut diketahui terjadi di Desa Parit I Api-api, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, dan sempat menjadi sorotan media lokal.


Tak hanya melalui status WhatsApp, Tantowi juga disebut melontarkan pernyataan yang dinilai tidak pantas kepada salah seorang wartawan, Handana dari Pantauriau.com, melalui pesan pribadi.


Dalam percakapan tersebut, Tantowi mengirimkan kalimat bernada ancaman, “Simpan aja kartu kuning kau tu baik-baik ye.” Saat dikonfirmasi terkait maksud ucapan tersebut, ia kembali membalas dengan tanda tanya dan menyebut, “Kartu kuning main bola bos.”


Pernyataan dan sikap tersebut menuai reaksi keras dari kalangan wartawan di Duri. Sejumlah jurnalis menilai ucapan tersebut tidak mencerminkan sikap seorang pejabat publik dan berpotensi mencederai hubungan antara legislatif dan insan pers.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Tantowi terkait pernyataan maupun pesan yang beredar tersebut.**

Tim

Kapolres Kampar Hadir Saksikan Penandatanganan Pakta Integritas & Sumpah Seleksi Calon Anggota Polri TA 2026


Kampar, kilasbalik – Suasana khidmat dan penuh komitmen menyelimuti Aula Sanika Satyawada Polres Kampar pada hari Selasa (31/3/2026). Kegiatan Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Perwakilan Panitia, Peserta Seleksi, serta Orang Tua/Wali dalam rangka Penerimaan Terpadu Calon Anggota Polri (Akpol, Bintara, Tamtama) Tahun Anggaran 2026 digelar secara resmi, dengan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, S.I.K, M.H., M.Hum memimpin secara langsung dan Polres jajaran mengikuti secara virtual.

 

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, turut hadir untuk menyaksikan serta memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang menjadi tonggak penting dalam menjaga integritas proses seleksi calon anggota Polri. Hadir pula sejumlah unsur terkait, termasuk Kabag SDM Polres Kampar Kompol Hendrizal Gani, selaku Sekretaris, tim pemeriksaan administrasi, tim kesehatan, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan, Dinas Dukcapil Kabupaten Kampar, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), calon peserta seleksi (casis), dan orang tua/wali mereka.

 

Rangkaian acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan pembukaan, pembacaan doa, dan penyanyian Lagu Indonesia Raya. Selanjutnya dilakukan pembacaan Pakta Integritas oleh perwakilan panitia, peserta, dan orang tua/wali, diikuti oleh pengambilan sumpah yang dipimpin oleh Karo SDM Polda Riau. Momen penting ini diakhiri dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh pihak terkait, sebagai bentuk komitmen untuk menjalankan proses seleksi dengan transparan, jujur, dan bebas dari praktik yang tidak sesuai dengan prinsip integritas.

 

Dalam arahannya yang disampaikan secara langsung dan melalui virtual kepada seluruh Polres jajaran, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menekankan pentingnya menjaga integritas dalam setiap tahapan seleksi. Beliau mengingatkan bahwa proses penerimaan calon anggota Polri harus menjadi contoh pelaksanaan sistem yang adil dan benar, demi mendapatkan sumber daya manusia berkualitas yang akan menjadi bagian dari institusi Polri yang profesional dan berintegritas.

 

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan di Polres Kampar. "Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kita bersama-sama menjaga proses seleksi agar tetap bersih dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Kehadiran berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan masyarakat dan media, menunjukkan komitmen kita untuk menjalankan setiap langkah dengan transparan," ujarnya.

 

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 10.45 WIB berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Semangat kebersamaan serta komitmen untuk menjaga integritas menjadi pesan utama yang disampaikan dalam acara tersebut, sebagai pondasi awal bagi calon anggota Polri yang akan mengabdi untuk melayani masyarakat dan negara.



Sri Imelda 

Senin, 30 Maret 2026

Kakanwil Dewi Tegaskan Seleksi PPPK Transparan dan Bersih, Peserta Diminta Percaya Diri dan Jujur


Padang, kilasbalik- Kepala Kantor Wilayah KemenHAM Sumbar, Dewi Nofyenti yang didampingi oleh Kepala Bagian SDM Aparatur Setjen KemenHAM RI, Rachmat Kurniawan Ratdityas dan Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Ecky Fajrian Eddy memberikan arahan tegas kepada peserta Seleksi Kompetensi Tambahan (Tes Tertulis) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebelum pelaksanaan ujian. Dalam arahannya, peserta diminta untuk mengedepankan rasa percaya diri, kejujuran, serta fokus dalam menghadapi setiap tahapan seleksi. 


“Yang pertama adalah percaya diri. Percaya pada diri kita sendiri bahwa kita punya kemampuan dan kualitas. Jadi adik-adik semuanya harus pede menghadapi ujian hari ini,” ujar Kakanwil dalam arahannya, Senin (30/03/2026). 


Ia menekankan bahwa kejujuran menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan ujian. Peserta diingatkan untuk tidak melakukan kecurangan dalam bentuk apa pun, karena seleksi dilaksanakan secara profesional dan akuntabel. 


“Dalam melaksanakan ujian harus jujur, tidak boleh curang. Karena kita sudah percaya dengan kemampuan diri sendiri,” tegasnya. 


Lebih lanjut, Kakanwil memastikan bahwa seluruh proses seleksi PPPK di lingkungan Kementerian berlangsung secara transparan, adil, dan bersih tanpa intervensi pihak mana pun. Ia juga mengingatkan peserta agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang mengaku dapat membantu kelulusan. 


“Seleksi ini transparan, adil, dan bersih. Tidak usah takut, tidak usah percaya kalau ada yang bisa membantu, itu tidak ada. Fokus saja pada kemampuan diri sendiri,” katanya. 


Dalam kesempatan tersebut, peserta juga diminta memanfaatkan waktu ujian dengan sebaik mungkin. Strategi pengerjaan soal menjadi salah satu kunci agar seluruh soal dapat diselesaikan secara optimal. 


“Silakan menjawab soal yang bisa terlebih dahulu, kemudian atur waktunya dengan baik supaya semua soal bisa terjawab,” jelasnya. 


Dewi turut mengingatkan pentingnya memadukan usaha dengan doa sebelum memulai ujian. Menurutnya, hasil akhir seleksi sepenuhnya akan mencerminkan kemampuan masing-masing peserta. 


“Usaha saja tidak cukup, harus dibantu dengan doa. Ujian ini menunjukkan kemampuan dan kualitas diri, tanpa campur tangan orang lain,” imbuhnya. 


Di akhir arahannya, ia memberikan semangat kepada seluruh peserta agar tetap optimistis dan memanfaatkan kesempatan yang ada dengan maksimal. 


“Selamat mengikuti ujian, tetap semangat, yakin, dan percaya diri. Mudah-mudahan hasilnya sesuai harapan,” tutupnya. 


Ujian Seleksi Kompetensi Tambahan bagi PPPK KemenHAM di wilayah Sumbar digelar di Aula Pengayoman Kanwil Kementerian Hukum Sumbar. 


Ujian berlangsung selama 1 hari dengan jumlah total peserta yang mengikuti seleksi sebanyak 103 orang yang terbagi dalam tiga sesi.


 Sri Imelda 

Polda Kepri Membuat Garis Police Line Di Lokasi Teh Prenjak KM 8 Jalan Di Panjaitan .


Tanjung pinang, kilasbalik-Polda Kepri Turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kasus dugaan pengrusakan pembongkaran pagar beton, pagar kayu dan taman milik warga di Jalan DI Panjaitan yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Tanjungpinang, Selasa (30/03/2026). 


Dari hasil laporan Kuasa hukum Djodi Wirahadikusuma, Herman SH.,MH ke Polda Kepri beberapa pekan lalu, kini tim Polda Kepri.


 Yang dipimpin langsung oleh Kanit 1 Subdit 2 Ditreskrimum Polda Kepri, AKP Rohandi Parlindungan Tambunan dan anggota nya turun ke TKP untuk melakukan pemasangan police line dan amankan barang bukti.


Kegiatan pemasangan police line, cek dan olah TKP di perkirakan sekitar pukul 11.00 WIB dalam rangka mengamankan TKP. Tampak hadir juga Kuasa Hukumnya Djodi Wirahadikusuma, Herman SH, dan Ketua RT 02, Lusi. 


Kanit 1 Subdit 2 Ditreskrimum Polda Kepri, AKP Rohandi Parlindungan Tambunan menjelaskan bahwa pihaknya turun kelapangan berdasarkan laporan dari Djodi Wirahadikusuma terkait dugaan pengrusakan pembongkaran batako miliknya. 


Barang bukti berupa batako,kayu yang berada di lokasi tempat kejadian di saat pihak satpol PP kota Tanjungpinang merobohkan pagar tersebut di tanah milik " Djodi' Wirahadikusuma" dibawa ke Polsek Tanjungpinang Timur untuk melakukan proses lebih lanjut 


" Kami juga memanggil pihak RT setempat untuk menyaksikan pemasangan Police Line dan mengamankan beberapa barang bukti " ujarnya.


Sampai berita ini dinaikan proses hukum sengketa lahan yang berada di Jalan Di Panjaitan KM 8, tepatnya teh prenjak masih berjalan .





Redaksi 

GERMAS PPA Riau Dukung Program Green Policing Polda Riau, Dorong Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Lingkungan


Pekanbaru, kilasbalik– Gerakan Masyarakat Perlindungan Perempuan dan Anak (GERMAS PPA) Provinsi Riau menyatakan komitmennya dalam mendukung program Green Policing yang diinisiasi oleh Polda Riau. Program ini dinilai tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan upaya perlindungan perempuan dan anak.

Ketua GERMAS PPA Riau, Teuku Reyza Agdi Yoga, menegaskan bahwa pendekatan Green Policing merupakan langkah strategis yang mampu menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti perempuan dan anak.

“Lingkungan yang baik akan berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat. Dalam konteks perlindungan perempuan dan anak, kondisi lingkungan yang aman dan tertata menjadi faktor penting dalam mencegah berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi antara GERMAS PPA Riau dan Polda Riau dalam program ini dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan nyata, seperti edukasi masyarakat, kampanye kesadaran hukum, serta aksi sosial berbasis lingkungan yang melibatkan perempuan dan anak sebagai subjek utama.

Selain itu, Wakil Ketua Umum GERMAS PPA, Rika Parlina, juga menyampaikan bahwa pendekatan humanis dalam Green Policing sejalan dengan nilai-nilai perlindungan yang selama ini diperjuangkan oleh GERMAS PPA.

“Program ini bukan hanya soal menjaga alam, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk hidup lebih peduli, saling melindungi, dan menciptakan ruang aman bagi perempuan dan anak,” ungkapnya.

Sementara itu, Dewan Pengawas GERMAS PPA, Irjen (P) Roni Sompie, turut memberikan apresiasi terhadap langkah Polda Riau dalam mengimplementasikan Green Policing sebagai pendekatan kepolisian modern yang berorientasi pada keberlanjutan.

“Green Policing adalah konsep yang sangat relevan dengan tantangan saat ini. Kepolisian tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak perubahan sosial. Ketika lingkungan dijaga dengan baik, maka potensi konflik sosial, kriminalitas, hingga kerentanan terhadap perempuan dan anak juga dapat diminimalisir,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjalankan program tersebut, termasuk melibatkan organisasi masyarakat seperti GERMAS PPA.

“Kita membutuhkan sinergi semua pihak. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, program ini tidak hanya menjadi gerakan institusi, tetapi menjadi gerakan bersama demi masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

GERMAS PPA Riau juga mendorong agar program Green Policing dapat diintegrasikan dengan program pemberdayaan masyarakat, khususnya di tingkat desa dan kelurahan, guna memperkuat ketahanan sosial serta mencegah potensi tindak kekerasan berbasis lingkungan dan ekonomi.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan terwujud ekosistem yang tidak hanya hijau secara lingkungan, tetapi juga ramah dan aman bagi perempuan dan anak di Provinsi Riau.


Sri Imelda 

Rakernister Tingkat Kotama Kodam XIX /Tuanku Tambusai TA 2026, Perkuat Sinergi dan Efektivitas Pembinaan Teritorial

 

PEKANBARU, Kilas Balik - Kodam XIX/Tuanku Tambusai menyelenggarakan Rapat Kerja Teknis Teritorial (Rakernister) Tingkat Kotama Tahun Anggaran 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas pembinaan teritorial serta memperkuat sinergi antar satuan di wilayah jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai.Senin 30/3/26.


Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat teritorial dari seluruh jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai, yang memiliki peran strategis dalam pelaksanaan tugas pembinaan teritorial di lapangan. Kehadiran para pejabat tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam menyamakan persepsi, meningkatkan koordinasi, serta menyusun langkah-langkah konkret guna menghadapi dinamika tugas ke depan.


Dalam pelaksanaannya, Rakernister menjadi forum evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja bidang teritorial yang telah berjalan, sekaligus sebagai sarana penyampaian kebijakan pimpinan dalam rangka optimalisasi peran satuan kewilayahan. Selain itu, kegiatan ini juga menitikberatkan pada peningkatan profesionalisme aparat teritorial dalam mendukung tugas pokok TNI AD, khususnya dalam menjaga stabilitas wilayah dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Melalui Rakernister ini, diharapkan terwujud kesamaan visi dan langkah di seluruh jajaran teritorial Kodam XIX/Tuanku Tambusai, sehingga pelaksanaan tugas ke depan dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan memberikan kontribusi nyata bagi kepentingan pertahanan wilayah serta kesejahteraan masyarakat (*Red)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done