KILAS BALIK

Sabtu, 14 Maret 2026

Pemuda Pancasila PAC Marpoyan Damai Berbagi Takjil, Pererat Solidaritas Kader di Bulan Ramadhan


Pekanbaru, kilasbalik– Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan serta menumbuhkan semangat kepedulian sosial kepada masyarakat, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Marpoyan Damai menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat dan para pengguna jalan.


Kegiatan sosial ini dilaksanakan pada sore hari mulai pukul 17.00 WIB hingga menjelang waktu berbuka puasa, yang berlokasi di Jalan Paus, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru. Puluhan kader Pemuda Pancasila turut terlibat langsung dalam membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas di lokasi tersebut.


Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial kader Pemuda Pancasila kepada masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara organisasi dengan warga sekitar.


Sekretaris PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Marpoyan Damai, Bung Muhammad Taufik Ihsan. S.Pd., S.Kom., M.Pd, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bagian dari komitmen Pemuda Pancasila untuk selalu hadir dan bermanfaat bagi masyarakat.


“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa Pemuda Pancasila tidak hanya hadir dalam kegiatan organisasi, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Bulan Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk berbagi dan memperkuat rasa kepedulian kepada sesama,” ujarnya.


Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan dan menjaga kesolidan seluruh kader Pemuda Pancasila di tingkat PAC Marpoyan Damai.


Sementara itu, Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Marpoyan Damai, Bung Syafrizal, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan semangat kebersamaan seluruh kader dan pengurus.


Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Pimpinan Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru yang dipimpin oleh Bung Iwan Pansa, yang senantiasa mendorong seluruh kader Pemuda Pancasila di setiap tingkatan untuk aktif dalam kegiatan sosial serta menjaga kekompakan organisasi.


Dengan terlaksananya kegiatan berbagi takjil ini, diharapkan semangat kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial di lingkungan kader Pemuda Pancasila semakin kuat, serta dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Marpoyan Damai.


PANCASILA! PANCASILA! PANCASILA!

MERDEKA!

Cek Pos Pam dan Pos Yan di Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Pastikan Kesiapan Pengamanan Mudik Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026


Pekanbaru, kilasbalik – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik Idulfitri 1447 H, Direktur Lalu Lintas Polda Riau Jeki Rahmat Mustika melakukan pengecekan langsung Pos Pengamanan (Pos Pam) Purna MTQ dan Pos Pelayanan (Pos Yan) Ramayana di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Sabtu (14/3/2026).


Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri. Dalam kegiatan tersebut, Dirlantas didampingi para pejabat utama Ditlantas Polda Riau.


Dari hasil pantauan di lapangan, Pos Pam Purna MTQ telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pelayanan masyarakat seperti bengkel gratis bagi pemudik, Tactical Floor Game (TFG), layar pemantauan CCTV yang terhubung dengan sejumlah ruas jalan protokol di Kota Pekanbaru, serta peta jalur lalu lintas untuk memudahkan pemantauan dan pengendalian arus kendaraan.


Selain itu, personel Raimas Cepat (Raicet) juga disiagakan untuk mengantisipasi serta mengurai potensi kemacetan di titik-titik rawan. Personel tersebut merupakan gabungan dari Ditlantas Polda Riau dan Satlantas Polresta Pekanbaru yang siap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran.


Dalam kesempatan tersebut, Dirlantas Polda Riau Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa seluruh petugas gabungan yang telah ditugaskan di Pos Pam, Pos Yan maupun Pos Terpadu siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama arus mudik berlangsung.


“Petugas gabungan yang telah ditempatkan di pos-pos pengamanan, pos pelayanan maupun pos terpadu di wilayah Polda Riau siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran Idul Fitri 1447 H,” tegasnya.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar memastikan keamanan rumah sebelum berangkat mudik.


“Kami mengimbau kepada masyarakat yang akan bepergian mudik agar memastikan rumah yang ditinggalkan dalam kondisi aman, berkoordinasi dengan RT/RW setempat maupun tetangga sekitar, serta memastikan peralatan dapur dalam keadaan steril sebelum ditinggalkan,” ujar Dirlantas.


Lebih lanjut, ia menyampaikan apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian dapat menghubungi layanan darurat Polri melalui call center 110 agar segera ditindaklanjuti oleh petugas kepolisian terdekat.


Dirlantas juga mengimbau para pemudik agar mempersiapkan diri dengan baik sebelum melakukan perjalanan.


“Pastikan kondisi fisik dalam keadaan sehat, kendaraan yang digunakan dalam kondisi baik, serta membawa kelengkapan surat diri maupun surat kendaraan. Jika merasa lelah saat berkendara, silakan beristirahat di tempat yang aman atau memanfaatkan Pos Pam dan Pos Yan yang telah disediakan,” jelasnya.


Khusus bagi pengguna jalan tol, ia mengingatkan agar selalu mengontrol laju kendaraan serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat apabila merasa lelah.


“Kami juga mengingatkan kepada para pengguna jalan tol agar tidak memarkirkan kendaraan di bahu jalan tol maupun di bahu jalan arteri karena dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya,” tutupnya.


Melalui berbagai langkah tersebut, diharapkan arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar sehingga tercipta Mudik Aman, Keluarga Bahagia.





Mirza halawa 

Jumat, 13 Maret 2026

Sidang Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Di BNI KCP Bangkinang Yang Digelar Di Pengadilan Negeri Pekanbaru

 

Pekanbaru, Kilas Balik -Tim Penasihat Hukum terdakwa Unsiska Bahrul, S.Kom menyampaikan duplik atau tanggapan akhir atas replik jaksa penuntut umum dalam sidang perkara dugaan tindak pidana korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di BNI KCP Bangkinang yang digelar di Pengadilan Negeri/PN Pekanbaru, Jumat (13/3/2026).


Sidang yang dipimpin oleh Aziz Muslim selaku Hakim Ketua dengan agenda pembacaan duplik yang dibacakan oleh Penasihat Hukum terdakwa Unsiska Bahrul.


Dalam dupliknya, Penasihat Hukum terdakwa Unsiska Bahrul, Muskaldi Indra, SH dan Ardansyah, SH, menilai jaksa penuntut umum hanya mengulang kembali uraian yang telah disampaikan dalam surat tuntutan tanpa memberikan argumentasi baru terhadap nota pembelaan (pledoi) yang telah diajukan sebelumnya.


"Unsur setiap orang sebagaimana didakwakan dalam dakwaan primair Pasal 2 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi tidak terbukti secara sah dan meyakinkan terhadap diri terdakwa. Kami berpendapat unsur tersebut seharusnya dikaitkan dengan kedudukan terdakwa dalam struktur kerja perbankan," tegas Ardansyah, SH didampingi Muskaldi Indra, SH selaku tim penasihat hukum terdakwa Unsiska Bahrul di persidangan.


Selain itu, tim penasihat hukum juga membantah tuduhan bahwa terdakwa melakukan perbuatan melawan hukum dalam proses penyaluran KUR. Mereka menegaskan bahwa beberapa prosedur seperti pre-screening dan validasi bukan merupakan tugas Unsiska Bahrul, melainkan tanggung jawab analis kredit di BNI KCP Bangkinang.


Hal tersebut, menurut mereka, juga diperkuat oleh keterangan saksi dalam persidangan yang menyatakan bahwa proses verifikasi dan validasi data calon debitur dilakukan oleh analis kredit sebelum diajukan untuk persetujuan.


Penasihat hukum juga menegaskan bahwa terdakwa tetap menjalankan tugas pemantauan terhadap kredit yang telah dicairkan. Bahkan selama Unsiska Bahrul bertugas di BNI KCP Bangkinang, disebutkan tidak pernah terjadi kredit macet hingga ia dipindahkan ke unit lain.


Dalam persidangan juga terungkap bahwa terdakwa Unsiska Bahrul pernah menyerahkan rekaman percakapan kepada atasannya terkait dugaan penipuan yang dilakukan oleh Irwan Saputra dalam proses pencairan KUR terhadap sejumlah debitur. Rekaman tersebut disampaikan Unsiska Bahrul kepada Andika Habli, S.E selaku pimpinan KCP BNI Bangkinang.


Namun demikian, menurut penasihat hukum, meskipun telah mengetahui adanya dugaan penipuan yang dilakukan oleh Irwan Saputra, Andika Habli tidak melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak berwajib atau kepolisian. Ia hanya meminta Irwan Saputra untuk bertanggung jawab dengan melakukan pembayaran angsuran kredit.


Penasihat hukum menyebutkan bahwa Irwan Saputra telah beberapa kali mengingkari janjinya untuk menyelesaikan kewajiban tersebut, namun tetap tidak dilakukan pelaporan kepada aparat penegak hukum. “Mengapa hal itu bisa terjadi hanya Terdakwa I Andika Habli yang mengetahuinya. Dalam hukum, membiarkan kejahatan yang sudah diketahui sama saja dengan melakukan kejahatan,” ungkap Muskaldi Indra dan Ardansyah saat diwawancarai usai persidangan.


Lebih lanjut, penasihat hukum juga menyinggung Putusan Mahkamah Agung Nomor 1364 K/Pid.Sus/2016 yang menegaskan bahwa dalam struktur organisasi perbankan, tanggung jawab akhir atas persetujuan kredit berada pada Pejabat Pemutus Kredit.


Menurut Penasihat Hukum, bawahan yang hanya menyiapkan dokumen verifikasi tidak dapat dimintai pertanggungjawaban pidana atas keputusan yang diambil oleh atasannya, kecuali terbukti adanya persekongkolan jahat (conspiracy).


Terkait dugaan penerimaan gratifikasi, penasihat hukum terdakwa juga membantah tuduhan tersebut. Berdasarkan keterangan saksi dari tim audit internal BNI dalam persidangan, uang yang diterima terdakwa disebut merupakan pinjaman dari Irwan Saputra, bukan gratifikasi sebagaimana didalilkan jaksa.


Selain itu, penasihat hukum juga menilai unsur kerugian keuangan negara tidak terpenuhi dalam perkara tersebut sehingga terdakwa tidak dapat dimintai pertanggungjawaban pidana berdasarkan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

Tim

Komnas PA Pelalawan Kecam Aksi Main Hakim terhadap Anak, Minta Aparat Bertindak Tegas


Pelalawan,kilasbalik– Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Kabupaten Pelalawan mengecam keras tindakan main hakim sendiri terhadap anak-anak yang diduga dituduh melakukan pencurian. Aksi tersebut terekam dalam sebuah video berdurasi 11 detik yang beredar di media sosial, yang memperlihatkan seorang pria melakukan pemukulan terhadap anak-anak yang masih di bawah umur.


Hal tersebut disampaikan Ketua Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Pelalawan, Erik Suhenra, kepada awak media, Jumat (13/3/2026).


“Kita mengecam perbuatan pria yang ada di dalam video tersebut. Tindakan main hakim sendiri, terlebih dilakukan kepada anak-anak di bawah umur, sangat tidak dibenarkan dan melanggar hukum,” ujar Erik saat dikonfirmasi.


Menurutnya, dalam kondisi apa pun, masyarakat tidak dibenarkan melakukan kekerasan, apalagi terhadap anak-anak yang secara hukum memiliki perlindungan khusus sesuai peraturan perundang-undangan tentang perlindungan anak.


Erik menegaskan bahwa Komnas PA Kabupaten Pelalawan mendukung pihak keluarga untuk melaporkan kejadian tersebut kepada aparat penegak hukum agar kasus ini dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku.


“Kami sangat mendukung keluarga korban untuk membuat laporan resmi. Kami juga meminta aparat penegak hukum agar memberikan perhatian serius terhadap kasus ini, supaya ke depan tidak lagi terjadi tindakan main hakim sendiri, terutama terhadap anak-anak di bawah umur,” tegasnya.


Komnas PA Kabupaten Pelalawan berharap masyarakat dapat menahan diri dan menyerahkan setiap dugaan tindak pidana kepada pihak berwenang, sehingga penanganan kasus tetap berjalan sesuai hukum tanpa adanya kekerasan.



Sri Imelda 

PeHR Anugerahkan Maklumat Hari Ekosistem Riau kepada Kapolda Riau


PEKANBARU, kilasbalik – Persatuan Hijau Riau (PeHR) secara resmi menganugerahkan Maklumat Hari Ekosistem Riau kepada Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pelindung Persatuan Hijau Riau (PeHR) dalam momentum Silaturahmi Ramadhan dan Buka Puasa Bersama PeHR yang digelar di Hotel Grand Central Pekanbaru, Rabu (12/3/2026).


Maklumat Hari Ekosistem Riau sebelumnya dimaklumatkan oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAM Riau) sebagai seruan moral kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kelestarian alam, hutan, sungai, serta seluruh ekosistem di Bumi Lancang Kuning. Dalam prosesnya, maklumat tersebut diserahkan oleh LAM Riau kepada Persatuan Hijau Riau sebagai organisasi yang menginisiasi gerakan kepedulian lingkungan di Riau.


Dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum PeHR Hengky Primana secara simbolis menyerahkan maklumat tersebut kepada Kapolda Riau sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi Persatuan Hijau Riau atas komitmen Kapolda dalam mendorong gerakan pelestarian lingkungan melalui semangat Green Policing di Provinsi Riau.


Ketua Umum PeHR, Hengky Primana, menyampaikan bahwa Maklumat Hari Ekosistem Riau merupakan gerakan moral yang diharapkan mampu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian alam di Riau.


“Maklumat Hari Ekosistem Riau ini kami anugerahkan kepada Bapak Kapolda Riau sebagai bentuk penghargaan dan rasa terima kasih kami atas dukungan beliau terhadap berbagai gerakan pelestarian lingkungan di Riau. Semangat Green Policing yang beliau dorong menjadi inspirasi bagi lahirnya kesadaran kolektif untuk menjaga ekosistem,” ujar Hengky.


Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan menyampaikan apresiasi atas dedikasi Persatuan Hijau Riau yang selama ini aktif menggerakkan berbagai kegiatan sosial dan kepedulian lingkungan di tengah masyarakat.


Kapolda juga mendorong agar gerakan Persatuan Hijau Riau dapat terus berkembang dan memperluas jangkauannya hingga ke seluruh pelosok Provinsi Riau, sehingga semangat menjaga lingkungan dapat menjadi gerakan bersama masyarakat.


“Saya mengapresiasi dedikasi Persatuan Hijau Riau yang terus menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat dan lingkungan. Semoga ke depan PeHR semakin berkembang dan sayap gerakannya menjangkau seluruh daerah di Riau,” ujar Kapolda.


Kegiatan silaturahmi Ramadhan tersebut juga diisi dengan berbagai agenda sosial, di antaranya pemberian santunan kepada anak-anak panti asuhan, penyerahan bibit pohon sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan, serta tausiah Ramadhan yang disampaikan oleh Ustaz Dr. H. Masriadi, Ketua Baznas Provinsi Riau.


Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dalam suasana penuh kebersamaan. Usai berbuka, Persatuan Hijau Riau juga mengajak anak-anak yatim piatu untuk berbelanja baju Lebaran, sebagai bentuk kepedulian dan kebahagiaan berbagi di bulan suci Ramadhan.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan organisasi mahasiswa seperti BEM dan Cipayung, serta seluruh pengurus Persatuan Hijau Riau dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota se-Riau.


Melalui kegiatan ini, Persatuan Hijau Riau berharap semangat Ramadhan dan Green Policing dapat terus menginspirasi masyarakat untuk menjaga kelestarian alam sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.




Sri Imelda 

RUMAH ZAKAT SALURKAN 100 PAKET FIDYAH UNTUK WARGA DI SIALANGMUNGGU, PEKANBARU


Pekanbaru, kilasbalik – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, Rumah Zakat kembali menyalurkan program kebaikan melalui distribusi *100 paket fidyah* kepada warga di Kelurahan Sialangmunggu, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, Riau. Kegiatan penyaluran ini dilaksanakan pada *Kamis, 12 Februari 2026*, oleh para Relawan Rumah Zakat.


Program fidyah ini merupakan amanah dari para donatur yang mempercayakan penyalurannya kepada Rumah Zakat agar dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya para lansia dan warga dengan keterbatasan ekonomi. Melalui program ini, Rumah Zakat berupaya menghadirkan kebahagiaan sekaligus memastikan amanah fidyah tersalurkan secara tepat sasaran.


Dalam proses penyaluran, para relawan mendatangi langsung masyarakat penerima manfaat di wilayah Sialangmunggu. Suasana penuh kehangatan dan rasa syukur tampak dari wajah para penerima manfaat yang merasa terbantu dengan adanya bantuan paket fidyah tersebut.


Salah satu penerima manfaat, *Nek Usman (70 tahun)*, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan.


“Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada donatur Rumah Zakat. Saya merasa sangat terbantu dengan adanya program fidyah ini. Semoga Allah membalas semua kebaikan para donatur,” ungkap Nek Usman dengan penuh haru.


Program fidyah merupakan salah satu bentuk ibadah sosial yang memiliki nilai kepedulian tinggi, di mana fidyah yang ditunaikan oleh para donatur disalurkan dalam bentuk makanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui program ini, tidak hanya kewajiban ibadah yang tertunaikan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima.


Relawan Rumah Zakat yang terlibat dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa penyaluran fidyah menjadi salah satu program yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan bantuan pangan sehari-hari.


Rumah Zakat berharap program ini dapat terus menjadi jembatan kebaikan antara para donatur dan masyarakat yang membutuhkan. Dengan dukungan para donatur, berbagai program pemberdayaan dan bantuan kemanusiaan dapat terus dihadirkan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Melalui kegiatan ini, Rumah Zakat juga mengajak masyarakat untuk terus menebar kebaikan dan berbagi kepada sesama, karena setiap bantuan yang diberikan sekecil apa pun akan memberikan dampak besar bagi mereka yang membutuhkan.


Rumah Zakat mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan penyaluran fidyahnya. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT.




Sri Imelda 

Kamis, 12 Maret 2026

Polda Riau Kerahkan 3.815 Personel dalam Operasi Ketupat 2026, Pengguna Tol Diimbau Utamakan Keselamatan


PEKANBARU, kilasbalik – Sebanyak 3.815 personel gabungan dari unsur Kepolisian, TNI, serta berbagai instansi terkait dikerahkan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Provinsi Riau. Personel tersebut akan bertugas dalam Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 yang digelar selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.


Pelaksanaan operasi diawali dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan di halaman Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Kamis (12/3/2026). Apel tersebut menjadi tanda kesiapan seluruh personel dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama periode mudik hingga perayaan Idul Fitri.


Kapolda Riau menyampaikan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kepolisian terpusat yang bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama melaksanakan perjalanan mudik.


“Operasi ini bertujuan memastikan masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dan merayakan Idul Fitri dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar Irjen Herry.


Dalam pelaksanaannya, pengamanan akan mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif, yang didukung dengan penegakan hukum secara tegas namun tetap humanis terhadap berbagai potensi pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.


Untuk mendukung kelancaran pengamanan arus mudik, Polda Riau menyiapkan 60 pos, yang terdiri dari 34 Pos Pengamanan (Pos Pam), 21 Pos Pelayanan (Pos Yan), serta 5 Pos Terpadu. Pos-pos tersebut difungsikan untuk memantau jalur mudik, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta menjadi pusat koordinasi apabila terjadi keadaan darurat selama masa operasi berlangsung.


Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa jajaran Ditlantas Polda Riau telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama arus mudik dan arus balik Lebaran, khususnya pada ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Tol Permai) dan Tol Pekanbaru–Bangkinang (Tol Pekbang) yang diprediksi akan mengalami peningkatan volume kendaraan.


“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol maupun jalan arteri agar selalu mengontrol laju kendaraan, mematuhi batas kecepatan, serta menjaga jarak aman antar kendaraan selama perjalanan. Apabila merasa lelah, manfaatkan rest area di jalan tol maupun Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) yang telah disiapkan untuk beristirahat,” ujar Kombes Jeki Rahmat Mustika.


Ia juga mengingatkan para pengendara untuk tidak berhenti atau parkir di bahu jalan, baik di jalan tol maupun di jalan arteri, karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan, mempersiapkan kondisi kendaraan dengan baik sebelum berangkat, serta bersama-sama menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas demi terwujudnya Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” tambahnya.


Kapolda Riau berharap melalui sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh instansi terkait, seluruh rangkaian aktivitas masyarakat selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri dapat berjalan dengan aman dan kondusif.


“Harapannya seluruh aktivitas masyarakat, khususnya arus mudik dan perayaan Idul Fitri, dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya.




Mirza halawa 

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done