KILAS BALIK

Minggu, 29 Maret 2026

Petugas Lapas Batam Temukan Diduga Narkotika di Area Branggang


Batam, kilasbalik– Petugas Lapas Batam kembali menunjukkan kewaspadaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Pada Jumat (27/3/2026) sekitar pukul 09.54 WIB, ditemukan sebuah bungkusan mencurigakan di area branggang Blok D.


Penemuan tersebut bermula saat petugas kegiatan kerja (Giatja), Ade Setiawan, tengah melakukan pengawasan terhadap warga binaan yang bekerja di kebun dan menyiram tanaman sayur. Ia melihat sebuah bungkusan mencurigakan tergeletak di samping tembok branggang.


Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas segera melaporkan kepada Kepala Seksi Kegiatan Kerja, yang kemudian diteruskan kepada Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka KPLP). Selanjutnya, Ka KPLP memerintahkan Kepala Jaga untuk melakukan pemeriksaan sekitar pukul 09.58 WIB.


Pemeriksaan dilakukan di Pos 3 dengan disaksikan oleh pejabat terkait, termasuk Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban serta Kasubsi Keamanan. Barang tersebut kemudian diamankan dan dibawa ke ruang Kepala Jaga untuk dilakukan pembukaan.


Setelah dibuka, bungkusan tersebut berisi empat paket sedang serbuk putih berbentuk kristal yang diduga merupakan narkotika jenis sabu. Selain itu, ditemukan pula sebuah jam tangan dan gembok kecil di dalamnya.


Atas temuan tersebut, KPLP langsung melaporkan ke Kalapas Batam. Setelah itu Kalapas Batam Langsung berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polresta Barelang Melalui KPLP Dan melaporkan kejadian ini ke Ka Kanwil Ditjenpas Kepri.


Yosafat Rizanto selaku Kalapas Batam menjelaskan bahwa penemuan ini sebagai bagian dari upaya deteksi dini guna mencegah gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Pihak Lapas Batam menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan, melaksanakan razia rutin, serta memperkuat pemberantasan peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan.





Sri Imelda 

Polda Riau Bertindak Keras! Kasat Narkoba Pekanbaru Dicopot Tanpa Ampun


PEKANBARU, kilasbalik Polda Riau menegaskan komitmennya menjaga integritas institusi dengan menindak tegas oknum personel yang melanggar prosedur dalam penanganan kasus narkotika.


Langkah tegas ini ditunjukkan dengan pencopotan Kasat Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru, JNK.


JNK dicopot dari jabatannya dan ditempatkan dalam penempatan khusus (patsus) setelah diduga melakukan pelanggaran prosedur berat dalam penanganan perkara narkoba.


Kabid Humas Polda Riau, Zahwani Pandra Arsyad, mengungkapkan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menegakkan disiplin.


Penegasan ini disampaikan pada Sabtu (28/3/2026) di Pekanbaru, Riau, berdasarkan hasil pemeriksaan internal yang dilakukan jajaran kepolisian.


Dari hasil pemeriksaan, JNK diduga menyalahgunakan wewenang dengan tidak menjalankan prosedur sesuai standar operasional.


Pelanggaran tersebut terkait mekanisme Tim Asesmen Terpadu (TAT) serta tidak dilakukannya koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional dalam penanganan perkara.


Polda Riau menegaskan bahwa setiap penanganan kasus narkotika wajib melalui mekanisme yang jelas, termasuk pelaksanaan TAT dan koordinasi lintas lembaga guna menjamin transparansi dan akuntabilitas.


Pencopotan dan patsus ini disebut sebagai bentuk nyata penegakan disiplin internal.


Kapolda Riau juga menegaskan bahwa pemberian sanksi (punishment) terhadap pelanggar SOP merupakan bagian dari pembinaan, yang berjalan beriringan dengan pemberian penghargaan (reward) bagi personel berprestasi.


Selain itu, pengawasan internal akan terus diperketat untuk memastikan seluruh personel bekerja secara profesional dan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.


Polda Riau juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan kepolisian melalui Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan secara cepat.(*Red)

Ketua Umum AKPERSI Tekankan Disiplin Kode Etik, DPC Kota Palembang Diminta Jadi Garda Profesionalisme Pers


Palembang, kilasbalik- Komitmen memperkuat profesionalisme jurnalis kembali ditegaskan oleh Ketua Umum Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) dalam pertemuan strategis bersama jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) AKPERSI Kota Palembang. Pertemuan tersebut berlangsung pada Sabtu (28/3/2026) di salah satu kafe ternama di Palembang.


Dalam pertemuan itu, Ketua Umum AKPERSI, Rino Triyono, S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., C.F.L.E., C.ILJ., secara langsung memberikan arahan tegas sekaligus motivasi kepada Ketua DPC AKPERSI Kota Palembang, Amirul Bihar, bersama Sekretaris Aryadi, S.H.


Ketua Umum menekankan bahwa roda organisasi di tingkat daerah harus berjalan aktif, terstruktur, dan berorientasi pada kualitas, bukan sekadar kuantitas. 


Ia mengingatkan bahwa tantangan dunia pers saat ini semakin kompleks, sehingga dibutuhkan integritas dan kedisiplinan tinggi dari setiap anggota.


“Jurnalis AKPERSI harus menjadi contoh. Bekerja bukan hanya cepat, tapi harus benar. Pegang teguh kode etik jurnalistik, karena di situlah marwah profesi kita dipertaruhkan,” tegasnya.


Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya membangun kekompakan internal serta meningkatkan kapasitas anggota melalui pelatihan, penguatan literasi hukum pers, dan pemahaman terhadap standar jurnalistik nasional. 

Menurutnya, DPC Kota Palembang memiliki potensi besar untuk menjadi barometer profesionalisme pers di wilayah Sumatera Selatan.


“Jangan hanya hadir sebagai organisasi, tapi harus memberi dampak. AKPERSI di daerah harus mampu menjadi solusi, bukan bagian dari persoalan,” tambahnya dengan nada tegas.


Sementara itu, Ketua DPC AKPERSI Kota Palembang, Amirul Bihar, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kesempatan bertemu langsung dengan Ketua Umum. Ia mengakui bahwa momen tersebut menjadi energi baru bagi jajaran pengurus di daerah.


“Ini adalah kehormatan bagi kami. Tidak mudah bertemu langsung dengan Ketua Umum di tengah kesibukan beliau yang mengurusi ribuan wartawan di seluruh Indonesia. Arahan yang diberikan menjadi suntikan semangat bagi kami untuk lebih serius membangun organisasi,” ungkapnya.


Senada dengan itu, Sekretaris DPC, Aryadi, S.H., menegaskan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti setiap arahan yang telah diberikan, termasuk memperkuat disiplin organisasi serta memastikan setiap anggota bekerja sesuai dengan kode etik jurnalistik.


Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum konsolidasi yang mempertegas arah gerak AKPERSI di daerah. 


Dengan semangat yang dibangun, DPC AKPERSI Kota Palembang diharapkan mampu tampil sebagai garda terdepan dalam menjaga marwah dan profesionalisme insan pers di Indonesia.


Sumber: DPC AKPERSI Kota Palembang


Sri Imelda 

Persatuan Pemuda Indonesia Timur di Jabodetabek, Halalbihalal Bertajuk "Torang Samua Basudara"


Jakarta Selatan, kilasbalik  - Momentum pasca Hari Raya Idul Fitri dimanfaatkan Presidium Pemuda Timur untuk memperkuat persatuan dan konsolidasi generasi muda asal Indonesia Timur melalui kegiatan halalbihalal bertajuk “Torang Samua Basudara” di kawasan Mampang Prapatan, Sabtu (28/03/2025).


Kegiatan ini menjadi ruang temu lintas komunitas masyarakat Indonesia Timur di Jabodetabek, sekaligus forum strategis dalam mendorong kolaborasi pemuda untuk pembangunan daerah dan penguatan persatuan nasional.


Sejumlah tokoh masyarakat, pejabat, serta perwakilan institusi turut menghadiri kegiatan tersebut. 


Di antaranya Irjen Pol. Jhony Edison Isir, S.I.K., M.T.C.P., perwira tinggi Polri, Kombes Pol. Saiful Mustofa, S.I.K., M.Si., perwira menengah Polri, Yulius Audie Sonny Latuheru, Dr. Ir. Raden Haidar Alwi, M.T., tokoh masyarakat, Diki Lohpati selaku Ketua Umum Gibaran VES, Ikrok A.Z., S.Ip., S.H., serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya.


Dalam sambutannya, Dr. Ir. Raden Haidar Alwi, M.T. menegaskan bahwa generasi muda Indonesia Timur memiliki potensi besar yang harus dikelola secara optimal dan terarah.


“Kita sebagai anak-anak Timur memiliki potensi luar biasa. Ini harus dikembangkan dengan tetap menjaga sinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen bangsa. Kolaborasi, termasuk dengan kepolisian, menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara,” ujarnya.


Menurutnya, persatuan dan kerja sama lintas sektor merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.


Sementara itu, Ketua Presidium Pemuda Timur Koordinator Nasional, Sandri Rumanama, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya sebatas ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi pemuda dalam menjawab tantangan pembangunan di kawasan Indonesia Timur.


“Pemuda Indonesia Timur memiliki potensi besar yang harus disatukan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat persaudaraan dan menunjukkan bahwa persatuan adalah kunci utama kemajuan daerah maupun bangsa,” katanya.


Di sisi lain, Ketua Panitia Pelaksana, Thofilus B. Benyamin, yang juga menjabat sebagai Ketua Divisi Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPP AKPERSI, menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.


“Keberhasilan acara ini tidak terlepas dari kolaborasi semua pihak. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin tahunan dalam mempererat hubungan masyarakat Indonesia Timur di Jabodetabek,” ujarnya.


Ia menambahkan, kegiatan halalbihalal ini diharapkan menjadi jembatan dalam memperluas kerja sama lintas sektor, khususnya dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga stabilitas keamanan nasional.


Dengan mengusung semangat “Torang Samua Basudara”, kegiatan ini menegaskan komitmen pemuda Indonesia Timur untuk terus menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa.


Sumber: Thofilus B. Benyamin

Ketua OKK DPP AKPERSI


Sri Imelda 

Jumat, 27 Maret 2026

Pimpin Rapat Pengamanan, Kalapas Tegaskan Tidak Ada Toleransi Terhadap Narkoba dan HP Ilegal di Lapas Pekanbaru


Pekanbaru, kilasbalik INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban dengan menggelar rapat pengamanan internal yang diikuti oleh seluruh jajaran pengamanan, pada Sabtu (28/03).


Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran Kesatuan Pengamanan Lapas, Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Komandan Jaga, serta petugas Pengamanan Pintu Utama (P2U). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kewaspadaan, serta menyamakan persepsi dalam pelaksanaan tugas pengamanan.


Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto. Dalam arahannya, beliau menegaskan komitmen kuat seluruh jajaran untuk memerangi peredaran gelap narkoba dan penggunaan handphone ilegal di dalam Lapas.


“Tidak ada toleransi terhadap peredaran narkoba dan kepemilikan handphone ilegal di dalam Lapas. Ini adalah komitmen bersama yang harus kita pegang teguh. Laksanakan pengawasan secara maksimal, lakukan deteksi dini, dan tindak tegas setiap pelanggaran yang ditemukan,” tegas Yuniarto.


Lebih lanjut, Kalapas juga menginstruksikan kepada seluruh petugas untuk meningkatkan intensitas kontrol, penggeledahan rutin, serta memperkuat pengawasan di titik-titik rawan, termasuk di area blok hunian dan pintu utama.


Selain pengarahan, rapat juga diisi dengan evaluasi pelaksanaan tugas pengamanan yang telah berjalan, serta pembahasan langkah-langkah strategis dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban.


Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran pengamanan semakin solid, profesional, dan responsif dalam menjalankan tugas, guna menciptakan lingkungan Lapas yang bersih dari narkoba dan handphone ilegal serta tetap aman, tertib, dan kondusif.





Sri Imelda 

Situasi Kondusif di H+7, Ditlantas Riau Perkuat Pengamanan Jelang Puncak Arus Balik


PEKANBARU, kilasbalik – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melaporkan perkembangan situasi arus balik H+7 Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah hukum Polda Riau dalam kondisi aman, tertib, lancar, dan terkendali.


Laporan tersebut disampaikan dalam kegiatan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang dilaksanakan pada Jumat (27/3/2026) dalam rangka Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026. Kegiatan monitoring dipimpin oleh Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Riau, AKBP Budi Setiyono, S.I.K., M.H, bersama Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M, serta didampingi Kapolres Kampar AKBP Bobby Putra Sebayang, S.I.K., M.H beserta jajaran pejabat utama Polres Kampar.


Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan langsung terhadap situasi arus lalu lintas di sejumlah jalur utama yang menjadi pintu masuk ke Provinsi Riau. Selain itu, dilakukan pula koordinasi lintas sektoral dengan instansi terkait guna memastikan kelancaran arus balik.


Secara umum, pada H+7 Idul Fitri 1447 H, terjadi peningkatan volume kendaraan yang masuk ke wilayah Riau, khususnya dari arah Sumatera Barat, Sumatera Utara, Jambi, serta jalur tengah Sumbar–Kuansing. Meski terjadi peningkatan, kondisi lalu lintas tetap terpantau ramai lancar tanpa adanya kemacetan signifikan.


Guna mengantisipasi potensi lonjakan arus balik, Ditlantas Polda Riau telah mengambil berbagai langkah strategis, di antaranya melakukan pemantauan dan pengendalian lalu lintas secara intensif di jalur-jalur rawan, menempatkan personel pada titik potensi kemacetan dan kecelakaan, serta mengoptimalkan peran Tim Pengurai Kemacetan (Tim Raicet) melalui patroli mobile.


Selain itu, patroli bersinggungan oleh Satlantas Polres jajaran terus ditingkatkan, didukung koordinasi lintas sektoral yang solid. Petugas juga meningkatkan intensitas patroli pada jam-jam puncak arus balik serta menyiapkan rekayasa lalu lintas apabila terjadi lonjakan kendaraan secara signifikan.


Dalam keterangannya di lapangan, Wadirlantas Polda Riau AKBP Budi Setiyono, S.I.K., M.H yang didampingi Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M serta Kanit Tol Pekbang Iptu Haris menyampaikan bahwa secara umum arus balik di wilayah Riau masih dalam kondisi terkendali.


“Alhamdulillah hingga H+7 ini, arus balik yang masuk ke wilayah Riau terpantau mengalami peningkatan, namun tetap dalam kondisi ramai lancar. Kami bersama seluruh personel terus melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas, khususnya di titik-titik rawan, guna memastikan masyarakat dapat kembali dengan aman dan nyaman,” ujarnya.


Sementara itu, untuk mengantisipasi potensi lonjakan arus balik yang diperkirakan terjadi pada Sabtu malam, 28 Maret 2026, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait serta para Kasat Lantas jajaran.


Koordinasi tersebut dilakukan guna memastikan seluruh personel siap memberikan pelayanan dan pengamanan arus balik secara maksimal kepada masyarakat, terutama pada waktu-waktu yang diprediksi menjadi puncak arus kendaraan. Seluruh jajaran juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan di lapangan melalui pengaturan lalu lintas, patroli, serta langkah-langkah preventif lainnya.


Di penutup kegiatan monitoring, Wadirlantas Polda Riau juga menyampaikan pesan edukasi Kamseltibcarlantas kepada seluruh masyarakat pengguna jalan. Ia mengimbau kepada para pengendara arus balik agar tetap berhati-hati, menjaga kondisi fisik, mematuhi peraturan lalu lintas, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melanjutkan perjalanan.


“Utamakan keselamatan selama perjalanan, tetap tertib berlalu lintas, dan semoga seluruh masyarakat dapat selamat sampai tujuan di rumah masing-masing,” pesannya.


Dengan sinergi antara Polri, instansi terkait, dan masyarakat, diharapkan seluruh rangkaian arus balik Idul Fitri 1447 H dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.





Mirza halawa 

Mahasiswa dan Pemuda Bogor Apresiasi Langkah Tegas TNI: Wujud Pertanggungjawaban dan Marwah Institusi


Bogor,kilasbalik- Dinamika yang terjadi di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) belakangan ini, termasuk pengunduran diri Kepala Bais TNI (Ka Bais TNI), mendapat sorotan positif dari kalangan aktivis mahasiswa dan pemuda. Ketua Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bogor, M. Iqbal Ramadhan, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melihat fenomena ini secara objektif sebagai bentuk integritas dan tanggung jawab institusi terhadap publik. Sabtu (28/03/2026).


Iqbal menekankan bahwa langkah yang diambil oleh pimpinan TNI harus dimaknai sebagai upaya menjaga kehormatan organisasi.


"Kita perlu memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI. Pengunduran diri tersebut adalah wujud nyata dari pertanggungjawaban moral dan profesionalisme yang patut dicontoh," ujar Iqbal dalam keterangannya, Jumat (27/03/2026).


Lebih lanjut, Iqbal mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi negatif yang berpotensi memecah belah bangsa atau menyudutkan institusi pertahanan negara. 


Menurutnya, proses hukum yang sedang berjalan harus dikawal bersama dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.


"Mari kita kawal proses hukum ini agar berjalan transparan, namun tetap jaga persatuan. Jangan biarkan ada ruang bagi pihak-pihak yang ingin memancing di air keruh. TNI yang kuat adalah fondasi bagi negara yang bermartabat," tambahnya.


Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bogor berkomitmen untuk terus menjadi mitra kritis sekaligus pendukung tegaknya keadilan demi stabilitas nasional dan keutuhan NKRI.



"Pengunduran diri adalah puncak tertinggi dari sebuah tanggung jawab. Kita kawal proses hukumnya, kita jaga kehormatan institusinya, dan kita perkuat persatuan bangsa." Tegas Iqbal.


Sumber: Ketua Gerakan Mahasiswa Pemuda Bogor (Iqbal)


Redaksi

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done