KILAS BALIK

Rabu, 25 Maret 2026

Maizar: Kritik Kami Terima, Tapi Informasi Harus Berimbang dan Terverifikasi

 

PEKANBARU, Kilas Balik – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas, profesionalitas, serta keterbukaan informasi di tengah munculnya pemberitaan yang berkembang di salah satu media online terkait isu di lingkungan pemasyarakatan.


Melalui keterangan resmi, Kanwil Ditjenpas Riau menyampaikan bahwa informasi yang beredar tersebut perlu diluruskan agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat. Penjelasan ini sekaligus menjadi bentuk tanggung jawab institusi dalam menghadirkan informasi yang utuh, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Rabu (25/03/2026).


Terkait adanya narasi yang menyebutkan permintaan pencopotan pejabat di lingkungan Kanwil Ditjenpas Riau, pihaknya menegaskan bahwa hal tersebut merupakan informasi yang tidak berdasar dan tidak sesuai dengan fakta yang ada.


Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, Maizar, menegaskan bahwa seluruh jajaran saat ini tetap bekerja secara profesional sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku, serta terus menjunjung tinggi nilai integritas dalam pelaksanaan tugas.


“Kami tidak anti terhadap kritik. Justru kritik yang konstruktif merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan. Namun, kami berharap setiap informasi yang disampaikan kepada publik tetap mengedepankan prinsip klarifikasi, keberimbangan, dan objektivitas,” tegas Maizar.


Ia juga menambahkan bahwa Kanwil Ditjenpas Riau selama ini terus membangun komunikasi yang baik dengan berbagai pihak, termasuk media, sebagai bagian dari upaya mewujudkan transparansi dan akuntabilitas publik.


Menurutnya, fungsi kontrol sosial yang dijalankan media sangat penting, namun harus tetap berlandaskan pada proses verifikasi dan konfirmasi yang memadai agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran informasi.


“Silakan menjalankan fungsi kontrol sosial, tetapi tetap harus disertai klarifikasi dan pemberitaan yang berimbang, sehingga tidak menimbulkan opini yang dapat merugikan pihak tertentu,” lanjutnya.


Lebih lanjut, Kanwil Ditjenpas Riau menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap pemberitaan yang bersifat menyudutkan, tidak berdasar, atau berpotensi menyesatkan publik. Langkah hukum akan menjadi opsi apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku.


Sebagai bentuk komitmen nyata, Kanwil Ditjenpas Riau memastikan akan terus meningkatkan kualitas pengawasan dan pembinaan di seluruh satuan kerja. Apabila terdapat petugas yang terbukti melanggar, akan diberikan tindakan tegas sesuai aturan, termasuk penjatuhan sanksi disiplin hingga pembinaan lanjutan.


Tidak hanya itu, terhadap warga binaan yang melakukan pelanggaran juga akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan, mulai dari pencabutan hak-hak tertentu hingga pemindahan ke Lapas dengan tingkat pengamanan lebih tinggi, termasuk ke Nusakambangan, sebagaimana telah diterapkan sebelumnya.


Dengan komitmen tersebut, Kanwil Ditjenpas Riau berharap sistem pemasyarakatan di wilayah Riau tetap berjalan secara bersih, transparan, dan akuntabel, serta tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi secara menyeluruh.**

Kajati Riau Apresiasi Kehadiran Pegawai dan Ingatkan Pelayanan Prima Hari Pertama Kerja


Pekanbaru , kilasbalik- Kajati Riau Dr. Sutikno, S.H., M.H., apresiasi seluruh pegawai dan ingatkan pelayanan prima saat menggelar pertemuan awal pasca libur dan cuti bersama di Sasana HM. Prasetyo, tekankan Kekompakan. Rabu (25/03/2026).


Dalam arahannya, Kajati menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran, serta mengapresiasi kehadiran pegawai pada hari pertama kerja sebagai bentuk kekompakan dan rasa kebersamaan.


Lebih lanjut, Kajati menekankan pentingnya menjalankan tugas dan fungsi dengan semangat kekeluargaan, sehingga setiap permasalahan dapat diselesaikan bersama secara ikhlas dan profesional.


Hal ini dinilai menjadi kunci dalam membangun lingkungan kerja yang harmonis dan mendukung kinerja organisasi.


Lebih lanjut Kajati juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat, seiring upaya Kejati Riau dalam meraih predikat WBBM.


Selain itu, mengingat situasi & dinamika global yang terjadi seluruh pegawai dihimbau untuk bijak dalam penggunaan energi dan sarana prasarana kantor.


Kegiatan ditutup dengan saling bersalam-salaman dan makan bersama.



Sri Imelda 

Hari Pertama Kerja, Kajati Riau Tekankan Kekompakan dan Minta Maaf Lahir dan Batin


Pekanbaru, kilasbalik - Kajati Riau Dr. Sutikno, S.H., M.H., bersama seluruh pegawai menggelar pertemuan awal pasca libur dan cuti bersama di Sasana HM. Prasetyo, Kejati Riau minta maaf dan Tekankan Kekompakan. Rabu (25/03/2026).

Dalam arahannya, Kajati menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran, serta mengapresiasi kehadiran pegawai pada hari pertama kerja sebagai bentuk kekompakan dan rasa kebersamaan.

Lebih lanjut, Kajati menekankan pentingnya menjalankan tugas dan fungsi dengan semangat kekeluargaan, sehingga setiap permasalahan dapat diselesaikan bersama secara ikhlas dan profesional.

Hal ini dinilai menjadi kunci dalam membangun lingkungan kerja yang harmonis dan mendukung kinerja organisasi.

Lebih lanjut Kajati juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat, seiring upaya Kejati Riau dalam meraih predikat WBBM.

Selain itu, mengingat situasi & dinamika global yang terjadi seluruh pegawai dihimbau untuk bijak dalam penggunaan energi dan sarana prasarana kantor.

Kegiatan ditutup dengan saling bersalam-salaman dan makan bersama.


Sri Imelda 

Selasa, 24 Maret 2026

Hingga Napas Terakhir, Ia Tak Kenal Lelah: Mengenang Dedikasi Aiptu Apendra yang Berkorban untuk Amanahnya


Kampar, kilasbalik – Kisah pengabdian Aiptu Apendra, S.Pd.I, Banit Reskrim Polsek Kampar, bukan hanya sekadar cerita tentang seorang anggota Polri yang menjalankan tugasnya. Ini adalah kisah tentang dedikasi yang tak mengenal batas, tentang seorang prajurit yang rela menaruh keselamatan masyarakat di atas segalanya – bahkan hingga detik terakhir napasnya. Kepergiannya saat bertugas mengamankan malam Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M telah meninggalkan bekas yang mendalam, namun juga menjadi contoh hidup bagi seluruh personel Polri.

 

Seperti yang tercantum dalam Surat Perintah Kepala Kepolisian Sektor Kampar Nomor: Sprin/35/III/2026/Sek Kpr tanggal 20 Maret 2026, almarhum ditugaskan untuk mengamankan malam takbiran di beberapa titik strategis: Mesjid Al-Iman Desa Bukit Ranah, Mesjid Taqwa Ranah Baru Desa Ranah, dan Jalan Raya Lapangan Kantor Camat Kelurahan Air Tiris. Namun, sebelum itu, rangkaian tugas yang padat telah menguras tenaganya selama kurang lebih tiga hari berturut-turut.

 

Sejak tanggal 13 Maret 2026, bahkan sebelum Operasi Ketupat secara resmi berjalan, Aiptu Apendra telah terjun penuh dalam Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Beliau aktif dalam patroli cipta kondisi, penertiban penyimpangan masyarakat, dan segala upaya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di wilayah hukum Polsek Kampar. Tak ada hari yang terlewatkan tanpa beliau berada di lapangan, memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

 

Ketika Operasi Ketupat resmi digulirkan menjelang Idul Fitri, almarhum semakin giat menjalankan tugasnya. Pada Jumat (20/3/2026), mulai pukul 19.00 WIB, beliau kembali bertugas mengamankan malam takbiran. Meskipun kondisi fisiknya sudah mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan akibat padatnya jadwal, Aiptu Apendra tidak pernah mengeluh atau meminta untuk diganti. Beliau tetap berdiri tegak di posnya, memastikan setiap langkah masyarakat dalam merayakan malam kemenangan berjalan aman dan khidmat.

 

Hingga sekitar pukul 01.00 WIB pada hari Sabtu (21/3/2026), saat beliau masih bertugas di dekat Kantor Camat Kampar, almarhum akhirnya mengeluhkan rasa kelelahan yang luar biasa disertai sesak napas. Rekannya, Bripka Fitriadi Solihan, segera membawa beliau dengan kendaraan bermotor roda empat (KBM R-4) menuju Puskesmas Kampa untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun, dalam perjalanan, kondisi almarhum semakin memburuk hingga tidak sadarkan diri.

 

Sesampainya di Puskesmas Kampa, tim medis segera melakukan tindakan resusitasi (Cardiopulmonary Resuscitation/CPR), namun kondisi tidak membaik. Beliau langsung dirujuk ke Rumah Sakit Aulia Pekanbaru, dan sekira pukul 02.39 WIB, Aiptu Apendra dinyatakan telah meninggal dunia.

 

Lahir di Air Tiris pada 24 Februari 1984, Aiptu Apendra telah menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk mengabdi kepada negara dan masyarakat. Sebagai Banit Reskrim Polsek Kampar, beliau dikenal sebagai sosok yang selalu berada di garis depan dalam setiap penyidikan kasus, selalu mendampingi anggota bawahannya, dan tidak pernah ragu untuk memberikan yang terbaik demi keadilan.

 

Sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan yang luar biasa, Kapolri telah mengeluarkan empat keputusan resmi pada tanggal 23 Maret 2026: menetapkan almarhum sebagai anggota Polri yang Tewas dalam Tugas, memberikan Penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Lencana Baik (KPLBA), menetapkan kenaikan pangkat secara luar biasa anumerta, serta memberitahukan secara resmi kenaikan pangkat tersebut.

 

Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, menyampaikan bahwa "Aiptu Apendra adalah sosok yang benar-benar hidup dengan semangat 'Polri Bhinneka Tunggal Ika – Bhakti untuk Rakyat'. Hingga napas terakhirnya, beliau tidak pernah menyia-nyiakan amanah yang diberikan. Selama tiga hari berturut-turut, beliau menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, tanpa pernah mengeluh meskipun tubuh sudah menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Itu adalah bukti nyata bahwa beliau lebih mengutamakan keselamatan masyarakat daripada kondisi dirinya sendiri."

 

"Kronologis yang tercatat dalam surat perintah adalah bukti bahwa setiap langkah beliau adalah untuk kepentingan bersama. Beliau adalah contoh nyata bagi kita semua tentang bagaimana seorang prajurit seharusnya menjalankan tugasnya – dengan integritas, kesetiaan, dan pengorbanan tanpa pamrih. Penghargaan yang diberikan oleh Kapolri adalah pengakuan yang sangat layak, dan kami berjanji akan menjaga semangatnya tetap hidup dalam setiap langkah kerja kami di Polres Kampar."

 

"Kami juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga almarhum yang telah memberikan dukungan penuh selama beliau mengabdi. Semoga kisah dedikasi Aiptu Apendra akan terus menginspirasi generasi muda untuk turut serta membangun negeri ini dengan cinta dan pengorbanan." 





Sri Imelda 

Senin, 23 Maret 2026

Hari Terakhir Layanan Kunjungan Idul Fitri 1447 H di Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian Berlangsung Aman dan Kondusif


Pasir Pangarayan, kilasbalik— Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menutup layanan kunjungan khusus Idul Fitri 1447 Hijriah pada hari ini, Senin (23/3/2026), dengan jumlah pengunjung mencapai 1.434 orang.


Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Veazanol Kosuma, menyampaikan bahwa hari ini merupakan hari terakhir pelaksanaan layanan kunjungan Idul Fitri bagi warga binaan.


Layanan kunjungan khusus Idul Fitri telah dibuka selama tiga hari, mulai 21 Maret hingga 23 Maret 2026. Selama periode tersebut, total jumlah pengunjung tercatat mencapai 4.245 orang.


Kalapas Efendi menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan kunjungan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.


“Selama pelaksanaan layanan kunjungan Idul Fitri ini, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan warga binaan,” ujar Efendi.


Dalam pelaksanaan pengamanan, Lapas Pasir Pangarayan juga bersinergi dengan aparat TNI dan Polri guna memastikan kelancaran serta keamanan selama kegiatan berlangsung.


Dengan berakhirnya layanan kunjungan ini, pihak Lapas mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga situasi tetap kondusif selama momentum Idul Fitri berlangsung.




Sri Imelda 

Pemantauan Arus Mudik Riau–Sumbar, Polda Riau Pastikan Lalin Lancar dan Personel Siaga 24 Jam


PEKANBARU, kilasbalik – Pada Senin, 23 Maret 2026, Polda Riau melaksanakan pemantauan arus lalu lintas di jalur lintas Riau–Sumbar, khususnya di wilayah Kabupaten Kampar. Dari hasil monitoring, arus kendaraan terpantau cukup ramai namun tetap berjalan tertib dan lancar.


Kegiatan monitoring tersebut juga melibatkan Pejabat Utama Polda Riau, di antaranya Karo Ops Polda Riau dan Dansat Brimobda Polda Riau, sebagai bentuk sinergi dalam memastikan kesiapan pengamanan arus mudik. Di lokasi kegiatan, Dirlantas Polda Riau juga didampingi Kapolres Kampar beserta Pejabat Utama Polres Kampar.


Pengamanan arus mudik didukung penuh oleh personel yang tersebar di sejumlah titik strategis, meliputi Pos Pengamanan (Pos Pam), Pos Pelayanan (Pos Yan), dan Pos Terpadu. Adapun pos yang aktif antara lain Pos Pam Kualu Nenas Tambang, Pos Pam Gerbang Tol Sungai Pinang, Pos Terpadu Bangkinang Kota, Pos Pam Gerbang Tol Tanjung Alai, serta Pos Yan XIII Koto Kampar.


Seluruh personel disiagakan selama 24 jam guna memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Selain itu, penguatan dilakukan melalui Tim RAICET Polres Kampar yang bersifat mobile untuk memantau situasi serta melakukan penguraian kepadatan apabila terjadi potensi kemacetan.


Berdasarkan data hingga H+3, volume kendaraan tercatat mencapai 112.640 unit atau mengalami peningkatan sebesar 1,74 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 110.712 kendaraan.


Terkait layanan di ruas Tol Pekanbaru–Bangkinang (Pekbang), Polda Riau bersama stakeholder telah menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas pada arus balik. Apabila terjadi peningkatan signifikan, akan diberlakukan penambahan gardu masuk di Gerbang Tol XIII Koto Kampar guna mencegah terjadinya penumpukan kendaraan.


Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan pelayanan demi terciptanya kelancaran dan keselamatan selama periode mudik.


“Kami memastikan seluruh personel dan sarana pendukung siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Penguatan di titik-titik rawan serta kesiapan rekayasa lalu lintas menjadi prioritas kami, agar arus mudik maupun arus balik dapat berjalan aman, lancar, dan terkendali,” ujarnya.


Ia juga mengimbau kepada seluruh pengendara agar senantiasa tertib berlalu lintas serta saling menghormati sesama pengguna jalan. Ketertiban lalu lintas berawal dari kesadaran bersama.


“Selamat mudik, sampaikan salam kami untuk keluarga di kampung halaman. Mari kita ciptakan mudik aman, keluarga bahagia,” tutupnya.




Mirza halawa 

Minggu, 22 Maret 2026

Hari Kedua Layanan Kunjungan Idulfitri 1447 H, Kalapas Pasir Pangarayan Tinjau Langsung Pelayanan


Pasir Pangarayan,kilasbalik – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan hari kedua layanan kunjungan khusus Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah pada Minggu (22/5/2026). Kegiatan ini berlangsung dengan pengawasan langsung dari Kepala Lapas Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba.


Dalam pelaksanaannya, Kalapas didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Veazanol Kosuma serta Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm Kamtib) Moch. Subhan Zakaria. Mereka turun langsung ke lapangan untuk memastikan pelayanan kunjungan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.


Kalapas Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penambahan personel guna mengoptimalkan pelayanan kunjungan khusus Idulfitri. Selain itu, pengamanan juga diperkuat dengan melibatkan unsur TNI, Polri, serta pemadam kebakaran.


“Untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, kami melakukan penambahan personel pada layanan kunjungan Idulfitri. Kami juga bersinergi dengan TNI, Polri, dan pemadam kebakaran guna memastikan keamanan dan kelancaran selama kegiatan berlangsung,” ujar Efendi.


Dengan adanya peningkatan jumlah petugas dan dukungan lintas instansi, layanan kunjungan hari kedua Idulfitri di Lapas Pasir Pangarayan berjalan dengan tertib serta tetap mengedepankan aspek keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pengunjung maupun warga binaan.


Adapun total pengunjung dihari kedua layanan kunjungan khusus Idul Fitri adalah sebanyak 1752 orang pengunjung.





Sri Imelda 

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done