KILAS BALIK

Minggu, 22 Februari 2026

Danrem 031/WB Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu. S.Sos.,M.Si.,M.Han, Ajak Jemaat GBKP Sektor Pekanbaru Jaga Kondusivitas dan Dukung Pembangunan

 

Pekanbaru, Kilas Balik – Komandan Korem 031/Wira Bima , Brigjen TNI Agustatius Sitepu. S.Sos.,M.Si.,M.Han mengajak jemaat Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Sektor Pekanbaru untuk turut menjaga situasi tetap aman dan kondusif serta mendukung pembangunan daerah.


Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri ibadah dan kegiatan kebersamaan di GBKP Sektor Pekanbaru, Minggu (22 Februari 2026). Dalam sambutannya, Danrem 031/WB menegaskan bahwa menjaga stabilitas wilayah bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan jemaat gereja.


Menurutnya, keamanan yang terjaga akan mendorong kelancaran pembangunan. Karena itu, sinergi antara TNI, tokoh agama, dan masyarakat perlu terus diperkuat guna menjaga persatuan, kerukunan, dan semangat gotong royong.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Pdt. Saul Ginting, S.Th., M.Div., Ketua Majelis GBKP Runggun Pekanbaru Pertua Mamat Ginting, jajaran pengurus, serta jemaat. Pdt. Saul Ginting menyampaikan apresiasi atas kehadiran Danrem dan berharap kerja sama antara TNI dan tokoh agama terus terjalin dalam membina umat dan memperkuat nilai kebangsaan.


Acara berlangsung tertib dan penuh keakraban. Suasana semakin hangat saat Danrem 031/WB menyumbangkan lagu bersama anak-anak Permata GBKP, menambah kedekatan antara TNI dan jemaat.

Sengketa Tanah di Jalan Makmur Sigunggung Pekanbaru: Pembeli Baru Tak Hiraukan Peringatan, Sepadan Terancam!


Pekanbaru, kilasbalik - Sengketa tanah di Jalan Bakti, (Jln.Makmur) Kel. Bandarraya Kec. Payung Sekaki Pekanbaru, memanas setelah pembeli baru, (M), tidak menghiraukan peringatan dari pemilik tanah sebelumnya, (R). Minggu (22/02/2026).


(M) memaksakan pembangunan tanpa IMB dan tidak menerima tanahnya diambil untuk pelebaran jalan, bahkan merusak batas seng sepadan tanah pada hari Jum'at (20/02/2026) disaksikan seluruh tukang yang bekerja dengan kepala tukang yang memaksakan kehendaknya untuk merusak.


(R) menggadaikan tanah kepada Robet 15 tahun lalu seharga 50 juta, tapi Robet menaikkan surat SKGR ke Sertifikat (SHM) tanpa sepengetahuan (R). 


"Saya hanya menggadaikan, bukan menjual," kata (R) pemilik tanah sebelumnya kepada media.


Robet kemudian menjual tanah itu kepada (M) tanpa memberitahu (R) sekitar 3 bulan yang lalu tahun 2025.


"Saya sudah peringatkan (M) bahwa tanah ini masih bermasalah, tapi tidak dihiraukan," kata (R) pemilik tanah sebelumnya.


Kronologis terjadinya jual beli ini ada unsur sakit hati sebab yang jadi tukang pakang tanah ini adalah kakak kandung dari suami (R) pemilik tanah sebelumnya.


(M) tidak mau melihatkan surat tanahnya dan tidak menerima tanahnya diambil untuk pelebaran jalan jauh sebelum (M) tinggal di pekanbaru ini. 


Kepala tukang, L. Naibaho, mengatakan dia disuruh (M) membangun rumah, tapi sepadan tanah (R) dan (J), protes karena merasa tanahnya diambil dan dimiliki bahkan sudah dibuat Cor yang kuat dengan besi keatas panjang. 


Dan ini diketahui oleh oknum B. Simanjuntak yang memberikan surat kuasa kepada kepala tukang yang diduga juga oknum ormas untuk membongkar dan merusak paksa batas tanah sepadan tersebut.


Perlu dipertanyakan apa hubungan B Simajuntak ini didalam permasalahan tanah ini❓


Bahkan kepala tukang yang diduga oknum ormas yang disuruh B. Simajuntak salah satu oknum ormas juga di daerah Siak, merusak seng batas tanah dan merusak kandang ayam sepadan tanpa menghiraukan sudah dilarang jangan di rusak namun tetap dirusak.


Bahkan patok batas tanah yang sudah puluhan tahun dibuka dan dibuang kepala tukang untuk membesarkan luas tanahnya ke tanah sepadan belakang.


"Jika anda disuruh membunuh, lantas anda bunuh ya?" kata R kepada kepala tukang yang diduga adalah oknum ormas yang disuruh oknum (B.Simajuntak). 


(M) kini membangun rumah tanpa IMB.


"Surat yang saya tunjukkan kepada staf kelurahan Bandarraya dan pak RT Santoso saat keributan terjadi dilokasi adalah PALSU," kata (M) dihadapan orang banyak.


(R) membantah, "Jika surat ini palsu, maka surat yang dimiliki (M) sekarang ini juga PALSU."


Pemerintah perlu menginvestigasi kasus ini dan mengambil tindakan tegas terhadap oknum yang bertanggung jawab. 


"Kami minta keadilan, jangan biarkan sepadan tanah dirugikan!" kata R pemilik tanah sebelumnya.



Penulis: Ros.H


(Idam Lanun)

Modus Mafia Tanah Seting Kasus Pidana Menjadi Kasus Perdata: Kuasa Hukum Beraksi

 

Kampar, Kilas Balik - Desa Tarai Bangun, sebuah kasus mafia tanah terungkap, seting kasus Pidana menjadi kasus Perdata. Minggu (22/02/2026).


Dimana korban bernama Ronal Royen menjual tanahnya kepada oknum mafia dengan Akta Jual Beli (AJB) Notaris pada tahun 2017 yang silam.


Setelah kejadian ini korban melaporkan melalui kuasa hukumnya Jepri Adi. S.H., M.H., kepihak berwajib pada (3/8/2023).


Karena, korban tidak menerima uang sepeser pun dari penjualan tersebut.


Jepri Adi, S.H., M.H., salah satu kuasa hukum korban, mengungkapkan bahwa AJB tersebut dibuat secara sah dan telah dibatalkan. 


"Benar ada AJB yang dibuat, tapi dibatalkan karena tidak ada pembayaran uang kepada korban," kata Jepri Adi.


Namun, setelah dilakukan penelurusan, ternyata, Surat Keterangan Tanah (SKT) dan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) telah terbit atas nama orang lain, seolah-olah oknum mafia tersebut membeli tanah kesannya secara sah.


Kasus ini masih dalam proses penyelidikan dan diharapkan dapat mengungkap jaringan mafia tanah yang beraksi. 


Masyarakat diimbau untuk waspada dan memastikan semua transaksi tanah dilakukan secara transparan dan sah. 


" B E R S A M B U N G "


#MafiaTanah


#KorbanMafia 


#TransparansiTanah


Sumber: Pengacara Jepri Adi. S.H., M.H.


Red

Unit Opsnal Narkoba Polres Pelalawan berhasil amankan 3 Tersangka


Pangkalan Kerinci, Pelalawan, kilasbalik - Polres Pelalawan kembali mengungkap kasus narkoba dengan menangkap 3 tersangka di Desa Langkan Kec. Langgam Kab. Pelalawan pada Jumat (20/2/2026). Tersangka yang ditangkap adalah inisial D H , B S dan M. S F H


Kapolres Pelalawan, AKBP JOHN LOUIS LETEDARA, S.I.K, menyatakan melalui Kasi Humas Polres Pelalawan AKP Thomas B. Siahaan, S.Sos bahwa penangkapan ini merupakan hasil kerja keras tim Sat Resnarkoba Polres Pelalawan. "Kami akan terus melakukan upaya untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah Pelalawan," katanya.


Kasat Resnarkoba Polres Pelalawan, AKP ALEK SINAGA, SH, menambahkan bahwa penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat tentang adanya peredaran narkoba di Desa Langkan. "Kami langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap 3 tersangka dengan barang bukti berupa 21 paket sabu, 1 bungkusan daun ganja kering, dan 8 bungkus daun ganja kering," ujarnya.


Tersangka D H, Langgam, 38 thn , asal Desa Langgam Kec. Langgam Kab. Pelalawan, dan B S , 28 Tahun alamat Desa Langgam Kec. Langgam Kab. Pelalawan, ditangkap di sebuah rumah Desa Langkan Kec. Langgam Kab. Pelalawan. Tersangka M S F H, 24 tahun, beralamat Desa Langkan Kec. Langgam Kab. Pelalawan, ditangkap di sebuah pondok pinggir jalan Desa Langkan Kec. Langgam Kab. Pelalawan.


Barang bukti yang disita dari tersangka antara lain 21 paket sabu dengan berat kotor 3.83 gram, 1 bungkusan daun ganja kering dengan berat kotor 2.49 gram, 8 bungkus daun ganja kering dengan berat kotor 35.53gram, 1 buah botol permen happydent, 1 bal plastik bening klip merah, 1 unit timbangan digital, 2 unit handphone Android, dan 1 unit sepeda motor.


Tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 111 Ayat(1) Jo Pasal 132 UU RI No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dan atau Pasal 609 Ayat (1) huruf a UU No 1 tahun 2023 tentang KUHP, dengan Nomor LP/ A / 17 / II / 2026/ RIAU / Res Plwn/ dan LP/ A / 18 / II/ 2026/ RIAU / Res Plwn/.


Polres Pelalawan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi dan membantu dalam penangkapan ini. "Kami akan terus melakukan upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," kata Kapolres .




Sri Imelda 

Sabtu, 21 Februari 2026

Kunjungan Kerja Danrem 031/WB ke Kodim Kampar dan Yonif 132 dalam Rangka upaya Pembinaan Satuan


PEKANBARU, kilasbalik Komandan Korem (Danrem) 031/Wira Bima, Agustatius Sitepu, melaksanakan kunjungan kerja ke Kodim 0313/Kampar dan Yonif 132/Bima Sakti, Kamis (19/2/2026). Kunjungan tersebut dalam rangka pembinaan satuan guna meningkatkan profesionalisme dan kesiapan operasional prajurit.

Dalam kegiatan itu, Danrem turut didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 031 PD XIX/Tuanku Tambusai beserta jajaran staf Korem 031/WB, termasuk Kasiops dan Kasi Intel.

Dalam arahannya, Danrem menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme prajurit dengan mengedepankan kedisiplinan, integritas, serta menghindari segala bentuk pelanggaran. Ia juga menekankan kesiapan operasional sebagai prioritas utama dalam mendukung tugas pokok TNI AD.

“Setiap prajurit harus menjaga nama baik satuan. Disiplin, loyalitas, dan integritas adalah harga mati dalam pengabdian kita kepada bangsa dan negara,” ujarnya kepada awak media,Sabtu 21/2/26.

Kepada anggota Persit, Danrem mendorong agar senantiasa memberikan dukungan penuh kepada suami dan keluarga, menjaga pola hidup sederhana, selalu bersyukur dan meningkatkan peran aktif dalam kegiatan sosial maupun pembinaan keluarga.

Selain itu, Danrem juga menekankan pentingnya sinergitas dan kerja sama yang solid antara Kodim, Yonif, dan jajaran staf Korem dalam melaksanakan tugas secara optimal.

Kegiatan kunjungan diisi dengan dialog interaktif bersama prajurit dan anggota Persit. Dalam kesempatan tersebut, Danrem mendengarkan aspirasi serta memberikan motivasi agar seluruh personel tetap semangat dan solid dalam menjalankan tugas.

Kunjungan kerja ini menjadi momentum mempererat hubungan antara pimpinan dan prajurit, sekaligus memastikan kesiapan satuan jajaran Korem 031/WB dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.





Redaksi: Sri Imelda 

Geliat Ekonomi di Pasar Lama: Saat Bupati Anton Nyebur ke Kerumunan Berburu Takjil


Rohul, kilasbalik– Aroma harum masakan khas Melayu menyeruak di antara hilir mudik warga di kawasan Pasar Lama, Kelurahan Pasir Pengaraian. Jumat sore (20/2/2026), suasana hari kedua Ramadan 1447 H di Kecamatan Rambah terasa lebih istimewa. Riuh rendah tawar-menawar antara pedagang dan pembeli mendadak berubah menjadi sorak bahagia saat sosok yang tak asing muncul di tengah kerumunan.


Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, hadir dengan senyum khasnya untuk meresmikan secara langsung Pasar Ramadan Pasir Pengaraian. Namun, ini bukan sekadar seremoni potong pita formal. Sejak kaki melangkah di lokasi, suasana hangat langsung tercipta.


Sebelum tiba di pusat keramaian Pasar Lama, Bupati Anton mengawali kegiatannya dengan aksi nyata yang menyentuh nadi ekonomi kerakyatan. Beliau membagikan tenda-tenda UMKM di seputaran Pematang Baih, Desa Pematang Berangan. Langkah ini seolah mempertegas bahwa komitmennya memajukan UMKM bukanlah jargon kampanye belaka, melainkan nafas kepemimpinannya.


Didampingi Asisten 2 Drs. Yusmar, M.Si, Kadis Pariwisata Helfiskar, serta jajaran pimpinan kecamatan dan kelurahan, Bupati menyaksikan sendiri bagaimana roda ekonomi masyarakat kecil mulai berputar kencang di bulan suci ini.


"Melihat senyum para pedagang adalah energi bagi kami. Pengembangan UMKM adalah visi yang akan terus kami kawal hingga tuntas," ujar sang Bupati di sela-sela kegiatannya.


Usai meresmikan pasar, Orang Nomor Satu di Negeri Seribu Suluk ini tidak langsung beranjak pulang. Ia memilih nyebur ke lapak-lapak pedagang. Dengan antusias, Anton meninjau satu per satu dagangan warga, menyapa para pelaku UMKM, dan tak lupa memborong berbagai menu berbuka puasa.


Aksi memborong dagangan ini sontak membuat para pedagang sumringah. Kehadirannya disambut penuh rasa bangga dan bahagia oleh pengunjung. Bagi warga, melihat pemimpinnya hadir di tengah pasar tradisional adalah bentuk kepedulian yang nyata.


Sebagai pemimpin yang dikenal sangat peduli pada nasib pedagang kecil, Anton, ST, MM berharap Pasar Ramadan menjadi stimulan ekonomi: Beliau ingin momentum Ramadan ini menjadi batu loncatan bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan secara signifikan setelah melewati masa-masa sulit.


Beliau juga berpesan agar para pedagang tetap memperhatikan kualitas rasa dan kebersihan makanan agar kepercayaan konsumen tetap terjaga.


Keberlanjutan UMKM: Besar harapannya agar geliat ekonomi ini tidak hanya berhenti di bulan Ramadan, tetapi terus bertumbuh menjadi pilar ekonomi mandiri bagi keluarga di Rokan Hulu.


Sore itu, Pasar Lama bukan sekadar tempat transaksi jual beli, melainkan simbol sinergi antara kebijakan pemerintah dan semangat juang rakyat kecil di bawah payung keberkahan Ramadan. (Kominfo).




Redaksi 

Kapolres Pelalawan melaksanaan penanaman Pohon / Green Policing di lokasi Gereja HKBP Maduma


Pangkalan Kerinci, Riau, kilasbalik - Gereja HKBP Maduma bersama Polres Pelalawan dan masyarakat sekitar melaksanakan penanaman pohon di lahan HKBP Maduma Jl. Koridor KM 2 Pangkalan Kerinci pada Sabtu (21/2/2026). Acara ini merupakan bagian dari program Green Policing yang digagas oleh Polda Riau.


Hadir dalam acara ini, Pdt. BUDIANTO SIANTURI, S.P.A.K, selaku Pimpinan Gereja HKBP Maduma, Kapolres Pelalawan AKBP JOHN LOUIS LETEDARA, S.I.K, Kasat Samapta AKP OSBEN SAMOSIR, SH, Kasi Hukum Polres Pelalawan AKP LISTON SIHOMBING, S.H , Ibu LUSI YEMIMA SIHITE, dari Kantor Kemenag Kab. Pelalawan, Parhalado/pengurus dan jemaat Gereja HKBP Maduma Pangkalan Kerinci, Bapak JHONSON SIAHAAN, Bapak MANURUNG, Bapak HUTAHURUK, Bapak BUTAR-BUTAR, serta Personil POUK Polres Pelalawan.


Acara diawali dengan sambutan dan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian, Ibu LUSI YEMIMA SIHITE, memimpin doa pembukaan.


Pdt. BUDIANTO SIANTURI, S.P.A.K dalam sambutannya dan menyatakan bahwa "penanaman pohon ini merupakan wujud komitmen Gereja HKBP Maduma untuk menjaga lingkungan hidup. "Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar untuk menjaga lingkungan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya penghijauan," ujarnya.


Kapolres Pelalawan, AKBP JOHN LOUIS LETEDARA, S.I.K, juga memberikan kata sambutan dan menekankan pentingnya menjaga lingkungan hidup. "Kami akan terus mendukung kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya lingkungan hidup. Kami juga mendoakan agar pembangunan Gereja HKBP Maduma dapat berjalan lancar dan menjadi berkat bagi masyarakat sekitar," katanya.


Ibu LUSI YEMIMA SIHITE, dari Kantor Kemenag Kab. Pelalawan, juga memberikan sambutan dan doa pembukaan dalam acara ini. "Kami berharap kegiatan ini dapat membawa berkah dan manfaat bagi masyarakat sekitar," ujarnya.


Setelah itu, dilakukan penyerahan simbolis bibit pohon kepada pimpinan Gereja HKBP Maduma, perwakilan Kantor Kemenag Kab. Pelalawan, dan masyarakat sekitar dan acara dilanjutkan dengan penanaman pohon oleh Kapolres Pelalawan, Pimpinan Gereja HKBP Maduma, dan masyarakat sekitar.


Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan doa penutup oleh Ibu Pendeta Gereja HKBP MADUMA Pdt. DONNA K. SINAGA, "Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk menjaga lingkungan hidup," katanya.


Kegiatan ini berlangsung dengan aman dan terkendali, dan Polres Pelalawan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.




Sri Imelda 

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done