APAK Kian Masif Bergerak, Spanduk Dibentangkan di Kantor Gubernur Riau: PT ITA Didesak Segera Buka Data dan Hadapi Publik - KILAS BALIK

Kamis, 19 Maret 2026

APAK Kian Masif Bergerak, Spanduk Dibentangkan di Kantor Gubernur Riau: PT ITA Didesak Segera Buka Data dan Hadapi Publik


PEKANBARU, kilasbalik – Tekanan terhadap aktivitas operasional PT Imbang Tata Alam (ITA) di wilayah Kepulauan Meranti terus menguat. Kali ini, Aliansi Pemuda Anti Korupsi (APAK) bersama masyarakat Meranti menunjukkan eskalasi gerakan dengan melakukan aksi simbolik berupa pembentangan spanduk di Kantor Gubernur Riau, Kamis (19/03/2026) pagi.


Aksi yang berlangsung sekitar pukul 08.30 WIB itu menjadi sinyal bahwa gelombang desakan publik terhadap perusahaan migas tersebut tidak akan mereda, bahkan terus menguat menjelang agenda lanjutan pasca libur Lebaran.


Salah satu perwakilan Aliansi Pemuda Anti Korupsi di lokasi menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari upaya konsisten dalam memperjuangkan hak masyarakat Meranti, khususnya di wilayah operasional perusahaan.


“Surat sebagian sudah dimasukkan oleh kawan-kawan. Karena ini momentum menjelang libur Lebaran, kami sepakat akan melanjutkan menyurati seluruh pihak terkait agar segera dilakukan sidak dan audit menyeluruh,” ujarnya kepada wartawan.


---


Data Lapangan Jadi Dasar Gerakan


Menurutnya, langkah tersebut bukan tanpa dasar. Aliansi mengklaim telah mengantongi berbagai data dan informasi lapangan yang dihimpun langsung oleh masyarakat di Meranti, termasuk dari area operasional yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan dan migas PT ITA.


Data tersebut, kata dia, akan menjadi bahan utama dalam mendorong pemeriksaan independen oleh instansi terkait, mulai dari pemerintah daerah hingga aparat penegak hukum.


“Kami tidak bergerak tanpa data. Semua informasi yang kami dorong ini bersumber dari kawan-kawan di Meranti dan di lokasi operasional. Ini yang akan kami bawa ke DPRD, APH, hingga lembaga pengawas,” tegasnya.


---


Simbol Bahwa Perlawanan Tidak Padam


Aksi pembentangan spanduk di Kantor Gubernur Riau disebut sebagai bentuk simbolik bahwa semangat perjuangan masyarakat Meranti tidak akan berhenti.


“Pagi ini kami bentangkan spanduk sebagai simbol bahwa semangat Aliansi bersama masyarakat Meranti tidak akan padam. Ini bukan aksi terakhir, ini justru awal dari gerakan yang lebih besar,” ujarnya.


Dalam spanduk tersebut, massa menyuarakan tuntutan tegas, mulai dari transparansi sumber pasokan bahan bakar, audit operasional, hingga penyelesaian sengketa lahan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.


---


PT ITA Diminta Tidak Berdiam Diri


Aliansi Pemuda Anti Korupsi juga secara terbuka meminta pihak PT Imbang Tata Alam untuk tidak berdiam diri menghadapi gelombang desakan publik yang terus berkembang.


Sebagai perusahaan besar yang beroperasi di sektor energi dan dikaitkan dengan jaringan korporasi nasional, PT ITA dinilai memiliki tanggung jawab untuk memberikan penjelasan terbuka kepada publik.


“Perusahaan sebesar ini tidak boleh diam. Justru di saat seperti ini, publik menunggu sikap terbuka dan transparan dari manajemen, termasuk direksi,” tegas perwakilan Aliansi.


---


Arah Gerakan: Audit Total


Ke depan, Aliansi Pemuda Anti Korupsi memastikan bahwa gerakan tidak akan berhenti pada aksi simbolik semata.


Pasca libur Lebaran, mereka akan melanjutkan langkah dengan:


- menyurati DPRD Riau

- menyurati Bupati Kepulauan Meranti

- menyurati SKK Migas dan Inspektorat

- hingga mendorong langkah di Aparat Penegak Hukum dan Kejati Riau


Tujuannya satu: mendorong audit menyeluruh terhadap operasional PT ITA di wilayah Kepulauan Meranti.


---


Tekanan Publik Terus Naik


Dengan semakin masifnya pergerakan Aliansi Pemuda Anti Korupsi dan masyarakat Meranti, tekanan publik terhadap PT ITA diperkirakan akan terus meningkat dalam waktu dekat.


Kini, perhatian publik tertuju pada bagaimana pihak perusahaan merespons gelombang tuntutan tersebut—apakah akan membuka diri terhadap transparansi, atau tetap memilih diam di tengah sorotan yang semakin tajam.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Imbang Tata Alam belum memberikan tanggapan resmi terkait aksi lanjutan yang dilakukan oleh Aliansi Pemuda Anti Korupsi di Pekanbaru.




Sri Imelda 

Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done