Pekanbaru, kilasbalik — Pada Kamis, 21 Mei 2026, pukul 16.00 WIB, telah berlangsung kegiatan penutupan Outbound Ekoteologi MAN 2 Pekanbaru dengan mengusung tema “Merawat Bumi, Menjaga Alam”. Kegiatan dilaksanakan di Taman Rekreasi Alam Mayang, Jalan H. Imam Munandar, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan kepolisian melalui kolaborasi Program Green Policing Polda Riau bersama Program Ekoteologi MAN 2 Pekanbaru. Kolaborasi tersebut bertujuan menanamkan kesadaran lingkungan hidup kepada generasi muda melalui pendekatan edukatif, spiritual, dan sosial.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut:
Kapolsek Kulim Kompol Didi Antoni, S.H., M.H.
Wakil Kepala Sekolah MAN 2 Pekanbaru Arrasyidin Akmal Domo, M.Pd., G.R.
Panit Binmas Aiptu Efriandi
Bhabinkamtibmas Tangkerang Timur Aiptu S. Bagus Kuncoro
Majelis Guru MAN 2 Pekanbaru
Panitia Outbound Ekoteologi MAN 2 Pekanbaru
Siswa dan siswi MAN 2 Pekanbaru
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan dari Wakil Kepala Sekolah MAN 2 Pekanbaru serta sambutan dari Kapolsek Kulim.
Dalam sambutannya, Kapolsek Kulim Kompol Didi Antoni, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Program Ekoteologi yang dilaksanakan MAN 2 Pekanbaru sangat sejalan dengan Program Green Policing yang digagas oleh Kapolda Riau. Program tersebut menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Beliau menjelaskan bahwa ekoteologi merupakan upaya pelestarian lingkungan melalui pendekatan nilai-nilai agama dan spiritualitas sebagai bentuk ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sementara itu, Green Policing adalah pendekatan kepolisian yang mengintegrasikan tugas pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup. Kedua konsep tersebut saling melengkapi dalam membangun peradaban hijau yang berlandaskan kesadaran spiritual dan tindakan nyata.
Kapolsek Kulim juga berpesan kepada seluruh siswa agar senantiasa menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga alam merupakan bagian dari iman dan tanggung jawab moral terhadap generasi masa depan.
“Menjaga lingkungan adalah bagian dari menjaga masa depan. Mulailah dari hal-hal kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya, menghemat air, menanam dan merawat pohon, serta menjadi pelajar yang mampu memberikan teladan positif di tengah masyarakat,” ujar beliau.
Selain itu, beliau juga mengingatkan para pelajar untuk menjaga disiplin, menghormati orang tua dan guru, serta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja seperti bullying, balap liar, penyalahgunaan narkoba, dan penggunaan media sosial secara tidak bijak. Para siswa juga diimbau untuk senantiasa tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.
Sebagai penutup sambutannya, Kapolsek Kulim secara resmi menutup kegiatan Outbound Ekoteologi MAN 2 Pekanbaru dengan tema “Merawat Bumi, Menjaga Alam.”
Acara kemudian dilanjutkan dengan pelepasan tanda peserta, penyerahan bibit tanaman secara simbolis, doa bersama, kegiatan penanaman pohon, dan sesi foto bersama.
Program Green Policing di lingkungan sekolah merupakan pendekatan kepolisian yang mendorong kepedulian terhadap lingkungan hidup melalui edukasi, pembinaan, serta aksi nyata bersama warga sekolah. Program ini tidak hanya bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun budaya cinta lingkungan sejak usia pelajar.
Adapun tujuan dari program tersebut antara lain:
Menumbuhkan kesadaran lingkungan pada siswa
Mencegah perilaku yang merusak lingkungan
Membentuk karakter disiplin, peduli, dan bertanggung jawab
Memperkuat kolaborasi antara sekolah, kepolisian, dan masyarakat
Kegiatan berakhir pada pukul 17.00 WIB. Selama seluruh rangkaian acara berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.
Sri Imelda
