Padang, kilasbalik – Pemerintah Kota Padang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur jalan guna mendukung kelancaran aktivitas masyarakat. Salah satu program prioritas pada tahun 2026 adalah pelebaran Jalan Kurao–Maransi hingga tembus ke By Pass Air Pacah dengan anggaran mencapai Rp16 miliar.
Program ini diharapkan menjadi solusi atas persoalan kemacetan sekaligus memperlancar akses menuju pusat pemerintahan dan kawasan pendidikan di Kota Padang.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, meninjau langsung lokasi proyek bersama jajaran Dinas PUPR, camat, lurah, serta tokoh masyarakat setempat. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan proyek sekaligus melihat kondisi jalan yang selama ini dikeluhkan warga karena sempit dan rusak di sejumlah titik.
Jalan Kurao–Maransi–By Pass merupakan salah satu akses strategis menuju Balai Kota Padang di Air Pacah. Selain itu, jalur ini juga menjadi akses utama menuju sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Bung Hatta, Institut Teknologi Padang, dan Universitas Baiturrahmah.
Tingginya mobilitas masyarakat membuat ruas jalan ini kerap mengalami kepadatan kendaraan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Dalam proyek tersebut, Pemko Padang akan membangun jalan sepanjang sekitar 2,245 kilometer dengan lebar 8 meter. Selain pelebaran badan jalan, proyek juga mencakup pembangunan drainase masing-masing selebar 1 meter di sisi kiri dan kanan jalan untuk mengurangi genangan air dan memperbaiki sistem aliran saat hujan deras.
Tidak hanya itu, Pemko Padang juga menyiapkan anggaran tambahan sekitar Rp2 miliar untuk menyelesaikan pembangunan Jalur Dua Kurao sepanjang 180 meter. Pemerintah juga berkoordinasi dengan PSDA Provinsi Sumatera Barat untuk pengerjaan betonisasi jalan di sepanjang bantaran sungai.
Menurut Maigus Nasir, proses sosialisasi kepada masyarakat di kawasan Air Pacah telah berjalan dengan baik dan mendapatkan dukungan penuh dari warga. Pengukuran serta pemasangan patok juga telah dilakukan, sehingga pengerjaan fisik ditargetkan dimulai pada pertengahan Juli 2026 melalui Dinas PUPR Kota Padang.
Selama ini, operasional Bus Trans Padang yang melintasi jalur Kurao–Maransi sempat dihentikan karena kondisi jalan yang belum memadai. Dengan adanya pelebaran jalan, layanan transportasi publik tersebut direncanakan kembali beroperasi.
Pelebaran jalan ini diyakini akan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar. Infrastruktur yang lebih baik diperkirakan akan meningkatkan nilai tanah, membuka peluang usaha baru, serta mendorong pertumbuhan perdagangan, jasa, dan pengembangan permukiman.
Program ini menjadi bagian dari upaya Pemko Padang dalam mempercepat pembangunan infrastruktur perkotaan yang modern dan terintegrasi. Pemerintah berharap kawasan Kurao, Maransi, hingga Air Pacah dapat menjadi jalur strategis yang mendukung pusat pemerintahan sekaligus pertumbuhan ekonomi Kota Padang.
Red
