Diduga Judi Gelper Bebas Beroperasi di Panipahan, Kapolsek Bungkam Saat Dikonfirmasi: Masyarakat Desak Kapolda Riau Turun Tangan - KILAS BALIK

Minggu, 04 Januari 2026

Diduga Judi Gelper Bebas Beroperasi di Panipahan, Kapolsek Bungkam Saat Dikonfirmasi: Masyarakat Desak Kapolda Riau Turun Tangan

 


PANIPAHAN, Kilas Balik — Maraknya aktivitas perjudian jenis gelper (game permainan) di wilayah Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir, kian memantik kemarahan publik. Hingga kini, praktik yang jelas-jelas melanggar hukum tersebut diduga masih bebas beroperasi tanpa tindakan tegas dari aparat penegak hukum setempat.


Sorotan tajam masyarakat tertuju kepada Kapolsek Panipahan, IPTU Yopi Perdian, SH, MH, MSI, yang diduga mengetahui keberadaan lokasi perjudian gelper namun terkesan membiarkannya. Padahal, aktivitas perjudian tersebut berlangsung terang-terangan, dengan intensitas keluar-masuk pemain yang terjadi hampir setiap hari.


“Kalau Kapolsek mengaku tidak tahu, itu bohong besar. Lokasinya hidup setiap hari. Ini bukan judi sembunyi-sembunyi,” ujar salah seorang warga Panipahan.


Tak hanya itu, kecurigaan publik semakin menguat dengan adanya dugaan aliran setoran (empeti) dari pengelola judi kepada oknum tertentu, sehingga tempat perjudian tersebut seolah kebal hukum. Dugaan ini diperparah dengan tidak adanya tindakan meski pemberitaan sudah berulang kali dibuat oleh media.


Lebih ironis lagi, saat dikonfirmasi langsung oleh wartawan, Kapolsek Panipahan diduga sengaja bungkam dan tidak memberikan tanggapan sama sekali, seolah mengabaikan tugas moral dan profesional sebagai pejabat publik. Sikap diam tersebut dinilai masyarakat sebagai bentuk penghindaran dan pembiaran, yang justru menambah kecurigaan publik.


“Media sudah konfirmasi, tapi Kapolsek diam. Ini semakin memperjelas bahwa ada yang tidak beres,” ungkap warga lainnya.


Masyarakat Panipahan menilai pembiaran ini sangat berbahaya, karena perjudian gelper telah merusak sendi-sendi kehidupan sosial, 

menghancurkan ekonomi keluarga, serta mengancam masa depan generasi muda.


Atas kondisi tersebut, masyarakat secara tegas meminta Kapolda Riau dan Kapolres Rokan Hilir untuk turun langsung ke lapangan, melakukan pemeriksaan menyeluruh, serta mengambil tindakan hukum tanpa pandang bulu.


Masyarakat berharap aparat kepolisian tidak menutup mata, tidak menutup telinga, dan tidak berlindung di balik diam, melainkan hadir sebagai penegak hukum yang adil, tegas, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.


Editor : Redaksi

Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done